Minggu, 25 Juni 2017

Khutbah Idul Fitri 1438H

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ، وَنَسْتَعِينُهُ، وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا، وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا. أَمَّا بَعْدُ : فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ, وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ، وَكُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ. 

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaha ilallah wallahu Akbar, Allahu Akbar walillahil hamd. Kaum muslimin rahimakumullah … Pagi ini, kita berkumpul di sini, pada detik-detik penuh makna, saat desah nafas dan detak jantung menyatu pada takbir, tahlil dan tahmid. Pagi ini kita berkumpul di sini, menggenapkan suka, memadukan jiwa, menyambung asa .. atas Ramadhan tercinta… semoga taqwa menjadi muara atas semua juang dan usaha kita. 

Kaum muslimin a’azzakumullah … Saat ini, ketika takbir kita kumandangkan dengan penuh suka dan gembira. Ternyata di sana, nun jauh di negeri- negeri seberang, ada saudara kita yang tetap gembira dengan takbirnya walau bau mesiu mengiringi, walau dingin menusuk menyertai, walau lapar dan dahaga setia membersamai. Bahagia dan gembira selalu hadir, mengapa? Karena bahagia itu di sini, di dalam jiwa ini. Ketika iman telah membalut qalbu, memberinya rasa terindah, ya, semuanya karena iman, karena indahnya bergantung kepada Allah. 

Oleh karena itu, bergembiralah, berbahagialah, menyatulah pada tasbih semesta yang terus membahana pada setiap putaran bumi, pada setiap tetes embun dan kicau burung atau hangat mentari pagi. قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوْا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ “Katakanlah: Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan” (QS. Yunus: 58) Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaha ilallah wallahu Akbar, Allahu Akbar walillahil hamd. 

Kaum Muslimin a’aanakumullah Saat ini, di negeri ini, yang dikenal dengan nama Nusantara atau Indonesia. Zamrud khatulistiwa julukannya, tanah air yang merdeka dari para penjajah. Di negeri yang indah ini, tempat iman bertahta, ternyata ada suara-suara sumbang yang mengusik telinga, mempertanyakan cinta tanah air kaum muslimin, mempertanyakan nasionalisme umat Islam. Ada apa ini? Apakah anda lupa bahwa tanpa umat Islam, tak ada yang bernama Indonesia. 

Apakah anda lupa bahwa negeri ini merdeka oleh pekik takbir Allahu Akbar? Apakah anda lupa bahwa penjajah terusir atas pengorbanan berjuta syuhada yang darahnya mewangi membasahi ibu pertiwi. Apakah anda lupa pada Sultan Agung, Pangeran Diponegoro dan Kyai Mojo? Atau anda tak kenal Syekh Yusuf dan Sultan Hasanuddin? Atau anda tak tahu siapa Tuanku Nan Renceh, Tuanku Imam Bonjol dan Sultan Baabullah, Atau Fathillah yang berjaya di Jayakarta? Ataukah anda sudah lupa pada Sudirman, Sutomo, KH. Ahmad Dahlan, KH. Hasyim Asy’ari, Muhammad Natsir atau bahkan sang guru Bangsa Hadji Oemar Said Cokroaminoto? 

Mereka semua anak bangsa yang telah membuktikan cintanya pada negeri ini dengan keringat, darah dan air mata. Cinta mereka suci, karena bagi mereka cinta negeri haruslah karena Ilahi Rabbi. Cinta negeri tanpa cinta pada Ilahi tak ada rasa dan arti. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaha ilallah wallahu Akbar, Allahu Akbar walillahil hamd. 

Kaum Muslimin yang berjaya! 

Kitalah pewaris sejati negeri ini, kitalah yang paling berhak atas setiap jengkal dan incinya. وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِي الزَّبُوْرِ مِنْ بَعْدِ الذِّكْرِ أَنَّ الْأَرْضَ يَرِثُهَا عِبادِيَ الصَّالِحُوْنَ Artinya: “Dan sesungguhnya telah Kami tulis dalam Zabur setelah Adz-Dzikr (Taurat), Bahwasanya bumi itu akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang shaleh.” (QS. Al Anbiya : 105) Wahai para pahlawan kesiangan, wahai para jawara dunia maya, anda tak lebih dari bidak-bidak catur para durjana tak bertuhan, para komunis terlaknat, dan para liberalis pengkhianat. Umat dan bangsa ini tidak takut pada kalian, tidak gentar pada setiap gertak sambal kalian! Intimidasi kalian kepada para ulama dan pemimpin umat tak akan berarti apa-apa biiznillah. Hati mereka terlalu manis atas setiap pahit dan busuknya makar kalian. 

Merekalah sesungguhnya garda terdepan negeri ini, merekalah pewaris sejati, para pahlawan sejati, para tokoh pendiri negeri ini. Dan jangan ajari mereka tentang toleransi, karena sesungguhnya merelah umat Islam dan para ulamanya kaum mayoritas yang paling toleran di negeri ini. Saat umat Islam dibantai di negeri mayoritas nonmuslim, maka mereka mendapatkan keamanan, perlindungan dan kesempatan yang sama di negeri ini. Bahkan dalam beberapa kondisi terjadilah apa yang disebut tirani minoritas. Negeri ini hanya akan selamat jika anak negerinya menjadikan iman dan taqwa sebagai pilar utama. 

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى ءَامَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَآءِ وَالأَرْضِ 

“Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertaqwa, pasti kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi” (QS. Al A’raf : 96) Taqwa sebagaimana yang didefinisikan oleh sebagian ulama salaf: 

الخَوْفُ مِنَ الْجَلِيْلِ، وَالْعَمَلُ بِالتَّنْزِيْلِ، وَالْقَنَاعَةُ بِالْقَلِيْلِ، وَالإِسْتِعْدَادُ لِيَوْمِ الرَّحِيْلِ 

“Taqwa itu adalah: Rasa takut kepada Allah Sang Maha mulia, mengamalkan apa yang diturunkan-Nya, merasa cukup dengan yang ada, dan selalu menyiapkan diri untuk hari perpisahan dengan dunia.” Iman pada Allah Sang Maha Mulia akan melahirkan amal shaleh yang tertuntun oleh wahyu, yang mengantar pada sikap yang benar terhadap dunia dengan zuhud atasnya dan menjadikan akhirat sebagai tujuan utama, titik pusat dari kumparan asa dan harapannya. 

Karakter seperti inilah yang akan membawa bangsa ini menuju kemenangan dan kejayaannya yang sejati. Hamba yang bertaqwa menyadari benar bahwa kisah hidupnya di dunia tidak akan lama. Karena itu, setiap pilihan sikap dan langkah akan selalu ditimbang dengan sebaik-baiknya oleh hamba yang bertaqwa, apakah pilihan itu dapat dipertanggungjawabkannya di Hari Akhir? Apakah pilihan itu memberinya kebahagiaan di kehidupan Akhiratnya? 

Diriwayatkan bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: أَفْضَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَأَكْيَسُهُمْ أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لَهُ اِسْتِعْدَادًا  Artinya: “Sebaik-baik orang beriman adalah yang terbaik akhlaknya dan yang paling cerdas dari mereka adalah yang terbanyak mengingat mati dan yang paling baik bersiap untuknya” (HR. Baihaqy dan dinyatakan hasan oleh Albani) 

Ketika memilih pekerjaan, maka pilihan hamba yang bertaqwa jatuh pada yang menguntungkan akhiratnya. Ketika memilih bisnis, maka hamba yang bertaqwa akan menjauhi bisnis yang merugikan akhiratnya. Ketika memilih pasangan hidup, maka pilihan hamba yang bertaqwa jatuh pada yang menguntungkan akhiratnya. Ketika mendidik keluarganya, hamba yang bertaqwa akan mendidik mereka agar dapat bersatu kembali di dalam Surga Allah. Termasuk ketika memilih pemimpin, hamba yang bertaqwa akan menjatuhkan pilihan pada apa yang dapat dipertanggungjawabkannya di akhirat. Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, walillahil-hamd. 

Mewujudkan iman dan takwa serta menegakkan kebenaran adalah tanggung jawab kita semua, termasuk para insan pers. Masa ini kita menyaksikan betapa berkuasanya media baik mainstream maupun sosial dalam mengarahkan dan mengatur opini publik, hingga yang benar bisa menjadi salah dan yang salah bisa menjadi benar. Dalam kesempatan yang mulia ini kami menyerukan agar saudara-saudara kita yang bergelut di media selalu menjadikan akhirat sebagai landasan berpikir dan bertindaknya. 

Alangkah indahnya dunia jika diisi dengan tontonan yang sekaligus menjadi tuntunan, membangun moral dan akhlak yang mulia. Sebaliknya akan semakin runyam dan memprihatinkan kondisi kita dengan tontonan dan acara serta postingan yang tidak mendidik, pamer aurat dan mendangkalkan aqidah akhlak. Dan jangan pula anda terjebak dalam memojokkan Islam dan dakwah serta para penyeru kebenaran ini, sungguh kehormatan seorang muslim sangat penting untuk dijaga dan dihargai. Wahai Para pemuda Islam yang dicintai Allah! Penghujung kehidupan ini adalah rahasia Allah. 

Itulah sebabnya, kita semua sama di hadapan kematian. Jadilah pemuda muslim yang cerdas, yang selalu menimbang setiap langkah dan tindakan: “Apakah ini bermanfaat untuk akhiratku atau tidak?” Ingatlah masa muda adalah penggalan zaman yang tidak lama, namun menjadi penentu keberhasilan atau kegagalanmu dunia akhirat. Jadikan dirimu seperti cemerlangnya Ali, seberaninya Usamah, dan sealimnya Ibnu Umar dan setekunnya Abdullah bin Amr, radhiyallahu anhum ajma’in. Kepada para muslimah yang dimuliakan Allah! Islam memuliakan Anda dengan anugerah yang luar biasa. Islam menjadikan Anda sebagai salah satu pilar utama kejayaan umat dan bangsa ini. 

Namun itu takkan terjadi kecuali jika Anda, wahai muslimah, mewujud menjadi seorang wanita yang bertaqwa kepada Allah. Jagalah ibadah Anda dengan penuh kesungguhan. Jagalah kehormatan diri dengan mengenakan hijab yang disyariatkan oleh Allah Azza wa Jalla. Muslimah yang bertaqwa akan membawa keberkahan untuk dirinya, keluarganya, bangsa dan umatnya. Wahai setiap istri jadilah sandaran jiwa bagi suami anda, hadirlah dalam suka dan dukanya, bersamai itu semua dengan cinta dan iman agar abadi cintamu hingga gerbang istanamu di Jannah Allah. Wahai setiap ibu, usaplah jiwa buah hatimu dengan sentuhan kasih sayang yang berbalut taqwa, genapi hatinya dengan khasyah, bersamai hari-harinya dengan ibadah, jangan biarkan liarnya kehidupan memangsa anak belahan jiwamu. 

Sisihkan waktu dan hatimu buat mereka. Wahai setiap ayah, andalah andalan sejatinya. Anda adalah “Ibrahim” bagi setiap “Ismail” di rumah anda, anda adalah “Muhammad” bagi setiap “Fatimah” dalam keluarga anda. Maka bicaralah kepada setiap anakmu, sentuh hatinya dengan cinta, basuh qalbunya dengan iman, hiasi kebersamaanmu dengan bahagia dalam Jihad di jalan Allah, rengkuh mereka dalam doa-doamu yang tiada henti, itulah jembatan Surga yang sejati. 

Kaum muslimin yang diberkahi Allah! 

Akhirnya, di penghujung khutbah ini, marilah kita menghadapkan jiwa dan merundukkan diri, memohon dan menghaturkan doa untuk kebaikan diri, keluarga, bangsa dan umat kita. Ya Allah, Rabb yang Maha melihat dan Maha mengetahui, sekecil apapun dosa dan khilaf diri ini, tak ada yang terluput dari-Mu. Meski kelam malam begitu gulita sekalipun, semua tak luput dari-Mu, ya Allah. Dan tak ada yang dapat mengampuni semua dosa kami selain Engkau, ya Allah. Maka ampunilah kami, sekumpulan hamba-Mu yang faqir dan hina ini, ya Allah. 

Ampuni segenap dosa kami seiring berhembus perginya angin Ramadhan tahun ini. Torehkan nama kami dalam nama-nama hamba-Mu yang Kau bebaskan dari api Neraka-Mu, Ya Ghafur, Ya Rahman, Ya Rahiim… Ya Allah, limpahkan ampunan dan rahmat-Mu yang Maha luas kepada kedua orangtua kami. Dengan segala kekurangannya, mereka telah berjuang dan berusaha untuk mewarnai kehidupan kami. Ya Allah, hanya Engkau yang Maha mengetahui betapa banyak kedurhakaan kami pada mereka. Maka ampuni kami, ampuni kami, ampuni kedurhakaan kami, ya Allah…

Beri kami waktu dan kekuatan untuk berbakti pada mereka yang masih Engkau beri kehidupan. Ya Allah, seperti juga kami, mereka, orang tua kami, pastilah tak luput dari dosa dan salah. Mereka adalah hamba-hamba-Mu yang lemah, maka ampuni dosa dan salah mereka, ya Allah. Ringankan dan mudahkan jejak langkah perjalanan mereka di dunia dan akhirat. Lapangkan dan terangi alam kubur mereka. Karuniakan kepada kami pertemuan terindah bersama mereka di dalam Jannah-Mu, ya Allah… 

Ya Allah sejukkan pandangan kami dengan kesholehan keluarga dan anak-anak kami, jadikanlah mereka pejuang di jalanMu, jadikanlah kami dan mereka sebagai Ahlul Quran, yang Engkau tempatkan sebagai manusia-manusia pilihanMu. Ya Allah berkahilah dan tuntunlah para ulama, ustadz, dan para guru kami yang tak kenal lelah mengajar dan membimbing ummat menggapai ridhaMu, sucikan hati mereka, lapangkan rezki mereka, hindarkan mereka dari setiap marabahaya dan lindungi mereka dari setiap tipu daya dan makar musuh-musuhMu. 

Ya Allah, yang Maha perkasa dan Maha kuasa, negeri kami dan negeri-negeri saudara kami kaum muslimin telah diliputi ancaman dan makar yang hebat. Namun tak ada yang dapat mengalahkan keMahaperkasaan-Mu, ya Allah. Lindungilah negeri kami dan negeri-negeri kaum muslimin dari setiap rencana keji dan jahat untuk merusak dan menghancurkannya. Ringankan dan bebaskan penderitaan saudara-saudara kami yang terzhalimi, teraniaya, terampas hak-haknya, dan tertuduh dengan fitnah yang keji, Ya ‘Aziizu Ya Qawiyyu… Ya Allah, Ya Rabbana… satukanlah kami umat Islam di atas jalan-Mu. Persatukanlah negeri-negeri kaum muslimin untuk selalu seiring memperjuangkan agamaMu. Sadarkanlah para pemimpin negeri kaum muslimin untuk tidak tertipu dan terperdaya oleh genderang tari yang dimainkan oleh musuh-musuh-Mu, ya Allah… 

Ya Allah, anugerahkanlah kami pemimpin negeri yang selalu takut hanya padaMu. Tuntunlah langkah mereka untuk memimpin negeri ini dengan panduan Syariat-Mu. Berikan kepada mereka para pengiring dan penasehat yang selalu takut kepadaMu, dan jauhkan mereka dari para pengiring dan penasehat yang keji. Ya Allah.. bimbinglah kami dan anak istri kami agar senantiasa berada di jalan-Mu, meniti dan menyusurinya hingga bersama di Jannah-Mu Ya Allah.. satukan hati kami dalam azam perjuangan, dalam setia pada-Mu hingga Engkau ridha pada kami. Ya Allah.. damaikanlah setiap jiwa – jiwa beriman, satukanlah dalam ukhuwah karena-Mu, jangan biarkan permusuhan mengeram dalam jiwa-jiwa ini Ya Allah. 

Ya Allah.. jadikan setiap jengkal negeri ini bersaksi atas Jihad dan perjuangan kami menegakkan Syariat-Mu di atasnya. 

اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا تَحُولُ بِهِ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيكَ، وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ، وَمِنَ الْيَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا، اللَّهُمَّ مَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا، وَأَبْصَارِنَا، وَقُوَّاتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا، وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا، وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا، وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا، وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا، وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا، وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا، وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

(Sumber: http://wahdah.or.id/khutbah-seragam-idul-fitri-1438-h-2017-wahdah-islamiyah/.)

Rabu, 17 Mei 2017

Kekayaan bukan soal angka, tapi senyum bahagia

Ia mulai dari tidak ada apa-apanya bekerja sebagai kuli bangunan hingga akhirnya berhasil menjadi kepala bagian. Kemudian ia membentuk tim pekerja tersendiri yang akhirnya berkembang menjadi sebuah perusahaan konstruksi.

Sang istri yang mendampingi pria ini sejak kuli bangunan, semakin hari tampak semakin tua. Tubuh yang dulunya langsing, sekarang tampak kasar berotot, kulit pun tidak sehalus dulu. Dibandingkan dengan beribu wanita cantik di luar sana, ia tampak terlalu sederhana dan pendiam. Kehadirannya senantiasa mengingatkannya akan masa lalu yang sukar.

Sang suami berpikir, inilah saatnya pernikahan ini berakhir. Ia menabungkan uang sebesar 1 miliar ke dalam bank istrinya, membeli juga baginya sebuah rumah di daerah kota. Ia merasa, ia bukanlah suami yang tak berperasaan. Sekiranya ia tidak mempersiapkan bekal bagi hari tua istrinya, hatinya pun tidak tenang......

Akhirnya, ia pun mengajukan gugatan cerai kepada istrinya.

Sang istri duduk berhadapan dengannya. Tanpa berbicara sepatah katapun ia mendengarkan alasan sang suami mengajukan perceraian. Tatapannya terlihat tetap teduh dan tenang. Ketika hari sang istri pergi dari rumah pun tiba, sang suami membantunya memindahkan barang-barang menuju rumah baru yang dibelikan oleh suaminya. Demikian pernikahan yang telah dibangun selama hampir 20 tahun lebih itu pun berakhir begitu saja.

Sepanjang pagi itu, hati sang suami sungguh tidak tenang. Menjelang siang, ia pun terburu-buru kembali ke rumah tersebut. Namun ia mendapati rumah tersebut kosong, sang istri telah pergi. Di atas meja tergeletak kunci rumah, buku tabungan berisi 1 miliar rupiah dan sepucuk surat yang ditulis oleh istrinya.

" Saya pamit, pulang ke rumah orang tua saya. Semua selimut telah dicuci bersih, dijemur di bawah matahari, kusimpan di dalam kamar belakang, lemari sebelah kiri. Jangan lupa memakainya ketika cuaca mulai dingin.

Sepatu kulitmu telah kurawat semua, nanti bila akhirnya mulai ada yang rusak, bawa ke toko sepatu di sudut jalan untuk diperbaiki.

Kemejamu kugantung pada lemari baju sebelah atas, kaos kaki, ikat pinggang kutaruh di dalam laci kecil di sebelah bawah.

Setelah aku pergi, jangan lupa meminum obat dengan teratur. Lambungmu sering bermasalah. Aku telah menitip teman membelikan obat cukup banyak untuk persediaanmu selama setengah tahun.

Oh ya, kamu sering sekali keluar rumah tanpa membawa kunci, jadi aku mencetak 1 set kunci serta kutitipkan pada security di lantai bawah. Semisalnya kamu lupa lagi membawa kunci, ambil saja padanya.

Ingat tutup pintu dan jendela sebelum pagi-pagi berangkat kerja, kalau tidak, air hujan dapat masuk merusak lantai rumah.

Aku juga membuatkan pangsit. Kutaruh di dapur. Sepulang dari kantor, kamu dapat memasaknya sendiri "

Tulisannya jelek, sukar dibaca. Namun setiap huruf bagaikan selongsong peluru berisikan cinta tulus, yang ditembakkan menghujam jauh ke dalaman ulu hatinya.

Ia memandang setiap pangsit yang terbungkus rapi. Ia teringat 20 tahun yang lalu ketika ia masih menjadi seorang kuli bangunan, teringat suara istrinya memotong sayur, mempersiapkan pangsit di dapur, teringat betapa suara itu bagikan melodi yang indah dan betapa bahagianya ia pada saat itu. Ia pun tiba-tiba teringat janji yang diucapkannya saat itu: "Saya harus memberi kebahagiaan bagi istri saya."  

Detik itu juga ia berlari secepat kilat segera menyalakan mobilnya. Setengah jam kemudian, dengan bersimbah keringat, akhirnya ia menemukan istrinya di dalam kereta.

Dengan nada marah ia berkata, "Kamu mau ke mana? Sepagian aku letih di kantor, pulang ke rumah sesuap nasi pun tak dapat kutelan. Begitu caranya kamu jadi istri? Keterlaluan! Cepat ikut aku pulang!"

Mata sang istri berkaca-kaca, dengan taat ia pun berdiri mengikuti sang suami dari belakang. Mereka pun pulang. Perlahan, air mata sang istri berubah menjadi senyum bahagia.

Ia tidak mengetahui bahwa sang suami yang berjalan di depannya telah menangis sedemikian rupa. Dalam perjalanan sang suami berlari dari rumah ke stasiun kereta, ia begitu takut.. Ia takut tidak berhasil menemukan istrinya, ia sangat takut kehilangan dia.

Ia menyesali dirinya mengapa dirinya begitu bodoh hingga hendak mengusir wanita yang begitu ia cintai. Kehidupan pernikahan selama 20 tahun ini ternyata telah mengikat erat-erat mereka berdua menjadi satu.

*****
Kekayaan yang sebenarnya bukanlah terletak pada angka di dalam buku tabungan, melainkan terletak pada senyuman bahagia pada wajah Anda.

Source: Love Laugh Life

Kamis, 27 April 2017

Dijual Apartemen Mewah Gateway PASTEUR Full Furnish Rp 700 Jt














Anda mencari apartemen setara resort di Kota Bandung? Dijual Cash keras Rp 700 juta (harga developer untuk type sama per April'17  Rp 951 jt). Unit sudah difurnish dengan desain tematik sangat cantik.

Unit TOPAZ, Type 49 dengan 2 BR+, Hoek, Lantai 5. Unit menghadap Timur Bandung ke arah Jembatan Pasopati. Kelebihan unit saya berhadapan dengan taman (sky garden), sehingga seolah memiliki taman dan teras pribadi sebagai tempat bersantai dengan luas sekitar 50 m2. Jika disewakan bulanan bisa antara Rp 5 jt - Rp 6 jt per bulan.

Adapun furnish pada unit sbb:

- 100% seluruh dinding full wallpaper;
- 2 AC (Samsung dan Sharp) di R. Tamu dan Kmr Utama;
- Tempat tidur queen Guhdo dilengkapi lemari sliding (K.Utama);
- Tempat tidur (2 in 1) Guhdo dilengkapi lemari sliding (K.Sekunder)
- Lemari es Sharp;
- Meja Makan Kaca Exclusif;
- Sofabed;
- 2 Cermin backdrops;
- Rak TV Kaca Model Terbaru;
- TV Polytron 32" + Menara Speaker dilengkapi DVD;
- TV Cable 70 channel;
- Kitchen set
- Kompor 2 tungku dilengkapi Cooker Hood Modena;
- Pemanas Air (Water Heater) Modena;
- Full Gorden di 3 Ruangan (R. Tamu, K. Utama dan K. Sekunder)
- 2 kursi balkon;
- Karpet dan dekorasi dinding.

Biaya furnish dan kelengkapannya menghabiskan sekitar Rp 60 jt. Seluruhnya dipersembahkan untuk anda. Pasang Harga pun cukup rasional dan bersahabat Rp 700 jt (harga developer utk type sama Rp 950).
Silahkan mau dibayar cash atau secara over kredit.

Gateway Pasteur - Your Real Home dg 40 fasilitas di dalamnya, yakni: the dome of light, lagoon pool, 5 kid's pools, 5 adult pools, family pool, reflecting pool, floating deck, water fountain, pool bar, sun bathing pool, 2 jacuzzis, sunken cabanas, water cascasdes, main entrance, shopping arcade, cafe, kiosk, alfresco dining, seating area, bbq area, main drop off, sky garden, sky terrace, daybeds, secondary entrances, panoramic lifs, hotel, mail room, picnic area, community garden, fitness center, children playground, entrance lobby, public lift, restroom, jogging trail, basement parking, 24hour security & cctv, celluler signal transmitter, dan water reservoir.

Wajar jika Apartemen Gateway Pasteur memiliki kualifikasi sekelas hotel bintang 5 atau memiliki dua level diatas rata2 apartemen di Bandung sehingga menyandang gelar sebagai the best apartment at Bandung...

Gateway Pasteur - Your Real Home

Bandung - Bumi Parahyangan - merupakan ibu kota dari propinsi Jawa Barat. Sebuah kota yang terletak di dataran tinggi. Dengan jarak 130 kilometer dari Jakarta, dan waktu tempuh sekitar dua jam bila melewati jalan Tol Cipularang. Tak heran jika Bandung sebagai alternatif kota wisata warga kota Jakarta.

Bandung dikelilingi sederetan pegunungan yang sanggup memberikan iklim sejuk sepanjang tahun. Di masa lalu Bandung dikenal dengan sebutan "Paris van Java" karena keindahannya. Kota ini merupakan kota favorit untuk dikunjungi pada saat akhir pekan atau bahkan sebagai tempat tinggal karena iklimnya yang sejuk dan nyaman. Setiap akhir pecan, warga Jakarta berduyun-duyun ke Bandung.

Selain karena iklimnya yang sejuk, Bandung juga memiliki keindahan alam yang mempesona dan memanjakan mata. Bandung si kota bernuansa hijau ini juga memiliki pemandangan kota yang dapat dinikmati dari perbukitan. Sementara pemandangan dari kota terhampar lereng bukit2nya dengan kedipan lampu membawa keindahan dan ketentraman hati. Namun tak hanya keindahan alamnya, Bandung pun terkenal dengan kulinernya. 

Berbagai jenis makanan murah meriah khas kota Bandung dapat dinikmati setiap saat. Belum lagi seabreg distro dengan fashionnya yang modis dan inovatif siap merenovasi penampilan gaya anda. Bahkan mutu pendidikannya pun berdaya-saing tinggi hingga menjadikan Bandung semakin terkenal ke mancanegara.

Impian akan adanya sebuah kehidupan modern dan prestisius tepat di gerbang kota Bandung yang berpadu dengan keindahan bumi parahyangan kini dapat Anda nikmati dengan menebus unit saya di Gateway Pasteur Apartment. Gateway Pasteur Apartment tak hanya sekedar hunian yang akan menambah kualitas hidup Anda menjadi semakin berkelas, namun juga sebuah investasi berharga yang layak diperhitungkan dan akan terus bertambah nilainya dari masa ke masa.

Konsep one stop living menjadi paradigma yang mengawali direncanakannya pembangunan Gateway Pasteur Apartment. Apalagi melihat perkembangan kota Bandung yang makin maju dan majemuk, maka Gateway Pasteur Apartment ingin menjawab harapan untuk memiliki kehidupan yang praktis, modern, dinamis dengan tetap mengedepankan kualitas.

Selain menghadirkan apartemen dengan kualitas tinggi, Gateway Pasteur juga akan dilengkapi dengan adanya hotel berbintang serta entertainment centre yang akan menjadi pusat aktivitas masyarakat. Lokasinya yang berada di gerbangnya kota Bandung pun akan diintegrasikan sedemikian rupa sehingga menjadi salah satu fasilitas yang hanya dimiliki oleh Gateway Pasteur. Gateway Pasteur dipastikan akan menjadi salah satu icon-nya kota Bandung di masa yang akan datang...

Apalagi Gateway Pasteur Apartment dikembangkan oleh konsorsium dua grup pengembang nasional yang telah berpengalaman puluhan tahun di bisnis properti. Komitmen dua pengembang ini yakni Binakarya Propertindo dan Istana Group, tak diragukan lagi untuk mewujudkan Gateway Pasteur Apartment menjadi "Your real home @ Pasteur.”

Dengan konsep supermini block dan fasilitas yang lengkap akan menjadi satu-satunya apartment di Bandung yang memiliki konsep terbaik di kotanya.

GATEWAY PASTEUR APARTMENT menempati lahan seluas 5,5 Ha dengan lebih dari 2.120 UNIT APARTMENT, 28 UNIT PENTHOUSE, serta 154 UNIT HOTEL STANDARD BINTANG 4. Dilengkapi 2 LANTAI PARKIR, 158 UNIT BISNIS AREA , 4 SWIMMING POOL serta 1 WATERPARK . Ada pula CAFE, RESTO & PLAZA TEMATIC DENGAN KONSEP SEPERTI PVJ BANDUNG , JACCUZI (DI UNIT PENTHOUSE), SKYGARDEN (POSISI DI LANTAI 5 RUBY DAN JADE), BALKON TAMAN PER DUA LANTAI DI TOWER TOPAZ DAN DIAMOND. Dilengkapi juga dengan Fasilitas Olahraga, SPA, Taman Bermain Anak, Food Court, Ruko BBQ Area, Water Heater Instalation, serta Security 24 jam dan CCTV.

Sedangkan fasilitas umum di sekitar proyek berdekatan dengan Universitas Kristen Maranatha, RS Hermina, Bandung Trade Center, serta berdekatan dengan Lanud Husein Sastranegara.

Jadi menunggu apa lagi hubungi saya segera.

Fast Response: Nana Suryana (Owner): 0811203890, 5ea55fde.

No SMS, tanpa Perantara.



TAG:Braga Citywalk Apartment, Skyland City Jatinangor, Buah Batu Park, Butik Dago, Dago Suites, Grand Setiabudi Apartment, Galeri Cimbuluit Apartment, Gateway Ahmad Yani, Grand Asia Afrika, Grand Dago Apartment, Gren Horison DeGreen Pasteur, Grand Royal Panghegar, Marbella Suites, Newton The Hybrid park, Pinewood Apartment, Sanggar Hurip Apartment, Sudirman Suites, Tamansari Panoramic Apartment, The Edge, The Jarrdin, The Majesty, The Suites Metro, BMW, Mercedes, Volvo, Honda Mobilio, Grand Vitara, Honda jazz, Grandis, CRV, Ford, Nissan, Kalibata City, The Green pramuka,