Minggu, 28 Februari 2010

Wanita Dari Kacamata Matematika


Benarkah bahwa wanita identik dengan problem alias pembawa masalah? Setidaknya itulah pandangan seorang mahasiswa matematika berdasarkan rumus-rumus yang dikuasainya.

Hebatnya, si dosen malah membenarkannya dengan memberi nilai A (+). Sepertinya antara si mahasiswa dengan dosen matematikanya pernah merasakan dibuat tak nyaman oleh wanita.

Mungkin saja pernah dikuras dompetnya dengan hasil cinta yang nihil. Boleh jadi pernah kenalan dg wanita di super market sampe ngebelanjain, pas keluar dari kasir ditunggu suaminya dan ditinggal begitu saja.

Atau malah bertepuk sebelah tangan padahal pengorbanan untuk si buah cinta sudah ampun2an. Mulai dari biaya parfum, ojek, ongkos taksi, hingga oleh2 roti bakar.

Guratan nasib yang kerap gagal bercinta pada gilirannya ditumpahkan lewat rumus matematika seperti yang tertulis itu. Coba saja simak dengan baik analisanya, begitu logis bukan? Tapi sepertinya ada yang tidak beres nich dengan rumus ini. Tapi dimana yaakkkk...Ach, daripada pusing2 mikirin rumus matematika, mending terima mentah2 saja...Wanita=Problem=Racun Dunia...hehehe ga denk...//kgm

Minggu, 21 Februari 2010

Calon Presiden


“Kusampaikan Salam prikitiew buat anda...
Aku memang terlahir dari kejenuhan lingkungan dan kegarangan dunia. Tak pernah kurasakan kasih sayang orang tua atau rasa iba para tetangga. Aku adalah bocah yang sepi dan terbiarkan. Maka wajar jika otakku lumayan tulalit, sikapku lumayan kacau balau dan tindakanku lumayan acakadut. Daripada meradang meratapi nasib kurang mujur, akupun mulai berkompensasi. Yang paling gampang, ya,  menjadi ahli hisap dan penenggak mbir...”

Barangkali begitulah suara batin si bocah ini. Mungkin kelak anak ini akan menjadi seorang penjahat kakap atau seorang anti sosial paling meresahkan. Yah, minimal menjadi seorang bandar narkoba lah...

Eits, tapi tunggu dulu. Kecuali jika datang hidayah dan mujizat dari Yang Maha Kuasa, maka mungkin saja ia menjadi seorang komisaris sebuah perusahaan besar. Atau menteri. Atau malah menjadi presiden...Sapa tau ya gaakkk...qiqiqiqi...//kgm

Kamis, 18 Februari 2010

Orasi Ketua DPD Co 2007-2010

MENJELANG MUSDA KE-4 SEKAR DPD CO (CORPORATE/KANTOR PERUSAHAAN )
BANDUNG, PEBRUARI 2010

PUJI SYUKUR MARILAH KITA PANJATKAN KE HADIRAT ILLAHI ROBBI, TUHAN YANG MAHA KUASA, KARENA ATAS LIMPAHAN RAHMAT, KARUNIA DAN PERLINDUNGANNYA, KITA MASIH DIBERIKAN KESEMPATAN UNTUK BERKOMUNIKASI DENGAN SELURUH ANGGOTA SEKAR DPD CO MENJELANG MUSDA KE-4 DPD KANTOR PERUSAHAAN YANG AKAN BERLANGSUNG BESOK 1 PEBRUARI 2011.

SAUDARA-SAUDARAKU SEKARIS YANG SAYA HORMATI;

SEIRING DENGAN BERJALANNYA WAKTU, KEPENGURUSAN SEKAR TELKOM DPD KANTOR PERUSAHAAN MASA BAKTI 2007-2010 AKAN SEGERA BERAKHIR DAN AKAN DIGANTIKAN OLEH KEPENGURUSAN SEKAR DPD KP YANG BARU MASA BAKTI 2010 -2013.

MUSDA KE-4 TAHUN INI TENTU SAJA MERUPAKAN FORUM TERTINGGI YANG SELAIN AKAN MENGHASILKAN KEPENGURUSAN BARU, JUGA AKAN MELAHIRKAN PROGRAM-PROGRAM STRATEGIS YANG AKAN MEMBERI MANFAAT BAGI BANGSA, NEGARA, PERUSAHAAN, SERTA SELURUH STAKEHOLDER, KHUSUSNYA BAGI KARYAWAN DALAM UPAYA MENJAGA DAN MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN, KESEJAHTERAAN DAN KESEJAHTERAAN.

TENTU SAJA KEPENGURUSAN SEKAR DPD CO YANG BARU NANTI DIHARAPKAN DAPAT MEMBAWA AMANAH DENGAN SEMPURNA. DAN KONSISTEN TERHADAP GARIS PERJUANGAN SEKAR. SEBUAH AMANAH YANG TAK HANYA HARUS DIPERTANGGUNGKAWABKAN KEPADA SELURUH ANGGOTANYA, NAMUN JUGA KEPADA TUHAN YANG MAHA KUASA.

UNTUK ITU MARILAH KITA TURUT BERPARTISIPASI UNTUK SUKSESNYA KEGIATAN INI. DUKUNGAN DARI SELURUH ANGGOTA SEKAR LAKSANA BENTANGAN ALIRAN MUARA MENUJU LAUTAN TUJUAN SEKAR.

SEKARIS BENTENG PERUSAHAAN,

SEBAGAIMANA KITA KETAHUI BAHWA SEKAR MERUPAKAN SALAH SATU UNSUR STAKEHOLDER PERUSAHAAN YANG MEMPUNYAI PERAN SANGAT STRATEGIS. SELAMA INI SEKAR TELAH MENUNJUKKAN KARYA DAN KIPRAHNYA DI ARENA PERJUANGAN DALAM MEMBELA KEPENTINGAN PERUSAHAAN. HASILNYA PUN TAK MENGECEWAKAN DAN TELAH SAMA-SAMA KITA RASAKAN. KARENA ITULAH SEKAR TETAP DIPANDANG SANGAT PENTING KEBERADAANNYA. BAHKAN PENGAKUAN MANAJEMEN PADA SEKAR SEBAGAI MITRA KONSTRUKTIF MANAJEMEN DAN BENTENG PERUSAHAAN ACAPKALI TERLONTAR DARI BOD KITA.

MEMANG, SELAMA INI SEKAR TELAH SECARA AKTIF TURUT MENGKRITISI SEKALIGUS MENGAMANKAN PERUSAHAAN DARI PENGARUH NEGATIF PIHAK EKSTERNAL. SEBUT SAJA, MUNCULNYA BERBAGAI REGULASI YANG KERAPKALI TIDAK MENGUNTUNGKAN BAHKAN MENYUDUTKAN POSISI TELKOM.

PADA AWALNYA KITA SEPERTI TIDAK SADAR TERHADAP TEKANAN DEMI TEKANAN PIHAK REGULATOR INI. BERKALI-KALI KITA HARUS MENERIMA DENGAN LAPANG DADA, PENUH KEPASRAHAN WALAU DIBUMBUI RASA KHAWATIR BAHKAN PENUH KETAKUTAN. ISU TERBARU YANG DIHADAPI SEKAR ADALAH RENCANA DILAKUKANNYA MERGER FLEXI DAN ESIA. DENGAN SEKUAT DAYA DAN UAPAYA SEKAR MENENTANGNYA DENGAN MELAKUKAN PENOLAKAN TANPA SYARAT.

ALHAMDULILLAH PERKEMBANGAN TERAKHIR MERGER FLEXI-ESIA DIBATALKAN.
KITA TIDAK MAU TERTIPU DAN DIKADALIN LAGI SEPERTI KEBIJAKAN KSO, FLEXI COMBO, TARIF INTERKONEKSI SAMPAI KETIKA MUNCUL KEBIJAKAN IMPLEMENTASI KODE AKSES SLJJ YANG MEMAKSA KITA HARUS MEMBUKANYA DLL, PADA SAAT ITU KITA MULAI MERASAKAN DAN SEPERTI BARU SADAR KALAU SELAMA INI KITA MEMANG TELAH DIBOKONG, DITINDAS DAN DIZOLIMI PIHAK REGULATOR.

SEKARIS YANG TULUS MENCINTAI PERUSAHAAN;

MELIHAT KENYATAAN SEPERTI ITU, DEMI TUHAN YANG JIWA SEKAR BERADA DALAM GENGGAMANNYA, SEKAR AKAN MENGGELIAT BANGKIT DAN TIDAK BOLEH LAGI GAMPANG MENERIMA KEBIJAKAN YANG SANGAT TIDAK ADIL. SEKAR TAK BOLEH LAGI TINGGAL DIAM, SEKAR TAK BOLEH TERBELENGGU DALAM KEBUNGKAMAN JIKA ADA PIHAK MANAPUN YANG AKAN MENGGANGGU SURVIVAL DAN SUSTAINABILITY PERUSAHAAN.

DEMI TUHAN YANG NASIB TELKOM BERADA DALAM TAKDIR-NYA, SEKAR HARUSLAH BERGERAK DAN BERGERAK TERUS UNTUK MELAWANNYA. TAK BOLEH LAGI ADA KATA TAKUT BAGI SEKAR UNTUK TETAP MEMBANGKANG DAN MENGHADANGNYA. WALAUPUN TENTU SAJA SEKAR DITUNTUT UNTUK TETAP BERSIKAP CERDAS DAN ELEGAN. NAMUN JIKA TERPAKSA, SEKALI LAGI JIKA TERPAKSA WAHAI SEKARIS, JIKA TERPAKSA....SEKAR AKAN TURUN KE JALANAN UNTUK MENYUARAKAN ASPIRASI YG DIYAKINI SEBAGAI SEBUAH KEBENARAN....SEKKAAARRRRR....

SEKARIS BERDARAH PEJUANG;

KITA TAK PERLU SINIS ATAU TIDAK SEPATUTNYA UNTUK MELIHAT SEKAR DENGAN SEBELAH MATA. TAK PERLU DIPUNGKIRI KALAU SEKAR TELAH TURUT ANDIL DAN TELAH BERHASIL MERAIH BEBERAPA KEMENANGAN. KATAKAN, KETIKA MEMBEBASKAN DIRI DARI PENGARUH PARA KAPITALIS ASING YANG BERNAUNG DALAM KSO. ATAU KEBERHASILAN MEMERDEKAKAN DIVRE IV JAWA TENGAH & DIY KETIKA INDOSAT INGIN MENCAPLOKNYA DARI TELKOM TERMASUK PERJUANGAN BARU-BARU INI UNTUK MELAKUKAN PENOLAKAN TERJADINYA MERGER FLEXI-ESIA.

KITA PUN TAK PERLU BERBOHONG KALAU SEKAR JUGA TELAH BERHASIL MENELURKAN PERJANJIAN KERJA BERSAMA UNTUK YG KEEMPAT KALINYA YANG SEBAGIAN BESAR ISINYA MEMBERI PORSI PERHATIAN YANG BEGITU BESAR BAGI PENINGKATAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN. ALHAMDULILLAH DARI PKB-III KE PKB-1V THP KITA TELAH MENGALAMI KENAIKAN SEBESAR 11%. APABILA DALAM PKB-III THP KITA SEBESAR 23,14 KALI PER TAHUN MAKA DALAM PKB-IV MENINGKAT MENJADI 25,25 KALI PER TAHUN.

BERBAGAI KEBERHASILAN ITU SESUNGGUHNYA TELAH SEMAKIN MEMBESARKAN NAMA SEKAR TELKOM, BAHKAN SECARA LANGSUNG JUGA TURUT MENGHARUMKAN NAMA PERUSAHAAN, DAN DALAM SKALA YANG LEBIH LUAS TURUT MENJAGA ASET DAN NAMA BAIK BANGSA.
SEKARIS PENCINTA KEBENARAN,

SEKAR DAN MANAJEMEN PADA UMUMNYA MEMILIKI KESAMAAN TUJUAN, YAITU UNTUK MEMAJUKAN PERUSAHAAN DAN MENYEJAHTERAKAN KARYAWANNYA. KESAMAAN TUJUAN INILAH YANG SESUNGGUHNYA TELAH MENJADI MODAL DASAR KITA UNTUK SELALU BERTEKAD MEMBAWA SUASANA KERJA KITA PADA IKLIM YANG LEBIH KONDUSIF. BAHKAN KESAMAAN TUJUAN ITU PULA YANG DIJADIKAN ARGUMENTASI KUAT KALAU SEKAR DAN MANAJEMEN HARUS SENANTIASA MELAKUKAN SINERGI POSITIF.

DENGAN SINERGI. SEKALI DENGAN SINERGI, AKAN MENJADI SUATU KEKUATAN DAHSYAT UNTUK MENGHADANG SELURUH TANTANGAN YANG DATANG DARI LUAR DAN DARI DALAM. TAK AKAN ADA KEKUATAN MANAPUN YANG DAPAT MELEMAHKAN KITA APALAGI MENGHANCURKANNYA. DAN SINERGI INI HARUS HARUS MERAMBAH KE SELURUH ORGAN ANAK PERUSAHAAN MENJADI KEKUATAN SINERGI TELKOM GROUP.

NAMUN TENTU SAJA SINERGI SEKAR DAN MANAJEMEN ITU HARUS TETAP DILAKUKAN SECARA PROFESIONAL DAN PROPORSIONAL. SINERGI ITU HARUS DISELARASKAN DENGAN FUNGSI DAN TUGASNYA. DALAM ARTI HARUS TETAP BERLANDASKAN PADA HAK DAN KEWAJIBANNYA SEBAGAIMANA YANG DIATUR DALAM PERJANJIAN KERJA BERSAMA.

SEKARIS YANG RINDU KEMAPANAN;

SEKAR YANG SEPERTI APA SESUNGGUHNYA YANG DIHARAPKAN SAAT INI DAN KE DEPAN? JAWABANNYA ADALAH SEKAR YANG MEMILIKI VISI DAN MISI YANG JELAS, SEKAR YANG MEMILIKI LEADERSHIP YANG KUAT, SEKAR YANG MAMPU MENYALURKAN ASPIRASI DAN KOMUNIKASI DENGAN LANCAR, TRANSPARAN DAN BERTANGGUNG JAWAB SERTA MAMPU MENJALANKAN FUNGSI KONTROLNYA SECARA PROPORSIONAL. FUNGSI KONTROL DALAM TAKARAN YANG TEPAT UNTUK TURUT PENGAWAL GOOD CORPORATE GOVERNANCE.

KAITAN FUNGSI KONTROL SEKAR ADALAH DALAM KAPASITAS SEKAR SEBAGAI STAKEHOLDERS YANG NOTABENE ADALAH PEMILIK SAHAM JUGA, MAKA SEKAR MEMILIKI HAK UNTUK MELAKUKAN FUNGSI KONTROL. TERUTAMA TURUT MENGKRITISI BERBAGAI KEBIJAKAN PERUSAHAAN TERUTAMA YANG BERDAMPAK PADA PENURUNAN KINERJA PERUSAHAAN SERTA KESEJAHTERAAN DAN KARIER KARYAWAN.

REKAN-REKAN SEKARIS;

PERSAINGAN DI BISNIS INFOKOM KINI TELAH BERLANGSUNG SEMAKIN BRUTAL DAN GANAS, HANYA KEKUATAN SOLID DAN SINERGI LAH YANG AKAN MENGANTARKAN TELKOM SELALU MENJADI PEMENANG.

UNTUK ITU KITA TIDAK BOLEH TERPANCING ATAS UPAYA OKNUM-OKNUM TERTENTU YANG INGIN MEMBUAT KEKACAUAN DI LINGKUNGAN PERUSAHAAN. KITA HARUS MAMPU MEMBENTENGINYA, MEREDAMNYA SEKALIGUS MENYADARKANNYA.
DALAM KONDISI PERUSAHAAN SEPERTI SEKARANG INI, DITENGAH HENTAKAN GELOMBANG KOMPETISI YANG SEMAKIN KERAS DAN MENGANCAM. TAK ADA CARA LAIN BAGI KITA SELAIN HARUS BERSATU PADU, SALING PERCAYA DAN SALING BAHU-MEMBAHU UNTUK MENCAPAI TUJUAN PERUSAHAAN.

SEKARIS YANG SAYA BANGGAKAN,

MELALUI MUSDA DPD SEKAR TELKOM KANTOR PERUSAHAAN, JABATAN KETUA ORGANISASI INI INSYA-ALLAH AKAN SEGERA BERALIH DARI PANGKUAN SAYA KE PEMANGKU YANG BARU. REGENERASI INSYA-ALLAH AKAN SEGERA BERGULIR DAN KITA SAMA-SAMA INGIN SEGERA MENYAKSIKAN BAGAIMANA DPD SEKAR KANTOR PERUSAHAAN PERIODE 2010-2013 INI MENJADI SEMAKIN SOLID DAN PROFESSIONAL.
HARUS DIAKUI, TIDAK SELURUH PERSOALAN SANGGUP KAMI CARIKAN JALAN KELUAR TERBAIKNYA, BANYAK DIANTARANYA YANG MUNGKIN AKAN TETAP MENJADI TANTANGAN BERAT BAGI KEPENGURUSAN BERIKUTNYA. KAMI PERCAYA, PARA PENGURUS BARU YANG TERPILIH NANTI AKAN MAMPU MENGATASI BERBAGAI PERSOALAN SECARA LEBIH CERDAS DAN LEBIH BIJAKSANA DIBANDING APA YANG SANGGUP KAMI LAKUKAN.

SEJAK SEMULA, SAYA SADAR SESADAR-SADARNYA BAHWA MENJADI “NAHKODA SEBUAH ORGANISASI DPD SEKAR KANTOR PERUSAHAAN BUKAN SAJA TIDAK MUDAH, TETAPI JUGA BANYAK MENGANDUNG RESIKO. RESIKO TEKANAN DARI MANAJEMEN, RESIKO KARIER BAHKAN RESIKO DIMUTASI TANPA PROMOSI.

AGAKNYA PERBEDAAN CARA PANDANG BERPOTENSI MELAHIRKAN SIKAP YANG SALING BERSEBRANGAN. DAN, BERDIRI DALAM POSISI YANG BERSEBRANGAN SERING BERARTI PENGORBANAN, NAMUN PENGORBANAN SERING PULA MENJELMA SEBAGAI SESUATU YANG INDAH TATKALA DIDASARI KEYAKINAN YANG KUAT BAHWA ITULAH PILIHAN YANG SECARA MORAL PALING BISA DIPERTANGGUNGJAWABKAN.

SEJUJURNYA KAMI TIDAK PUNYA KEBERANIAN UNTUK MENGKLAIM APAKAH SELAMA KEPENGURUSAN KAMI, DPD SEKAR KANTOR PERUSAHAAN TELAH BERHASIL ATAU TIDAK MENJALANKAN FUNGSI DAN PERANNYA. SEPENUHNYA PENILAIAN ITU MENJADI HAK KONSTITUEN.

PENGELOLAAN DPD SEKAR KANTOR PERUSAHAAN MEMPUNYAI NILAI STRATEGIS KARENA SELURUH ATURAN YANG TERKAIT DENGAN KEBIJAKAN KARYAWAN, BAIK DARI MANAJEMEN MAUPUN DPP SEKAR AKAN TURUT TERLIBAT LANGSUNG DALAM MENYUSUN KEBIJAKAN, YANG NOTA BENE ITU ADALAH PARA ANGGOTA SEKAR DPD KANTOR PERUSAHAAN.

SEHUBUNGAN HAL TERSEBUT DISARANKAN KEPADA PANITIA MUSDA IV DPD SEKAR KANTOR PERUSAHAAN UNTUK ;

PERTAMA, AGAR MEMILIH PENGURUS YANG MEMPUNYAI PENGETAHUAN YANG CUKUP TENTANG PERUSAHAAN SERTA MEMPUNYAI INTEGRITAS YANG TERUJI TERUTAMA FIGUR DARI KETUA YANG LOYAL TERHADAP ORGANISASI SERTA PEDULI PADA MASALAH KARYAWAN.

KEDUA, AGAR MENETAPKAN PROGRAM KERJA YANG BERBASIS KESEJAHTERAAN KARYAWAN DAN PENGELOLAAN PERUSAHAAN YANG GCG SERTA DAPAT MENERUSKAN PROGRAM KERJA KAMI SEBELUMNYA.

SEKARIS YANG BAIK;

PADA KESEMPATAN INI, PERKENANKAN SAYA MENYAMPAIKAN PESAN-PESAN TERAKHIR SAYA DALAM KAPASITAS SEBAGAI KETUA DPD SEKAR KANTOR PERUSAHAAN PERIODE 2007-2010. PERTAMA-TAMA SAYA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH YANG SEBESAR-BESARNYA KEPADA SELURUH PENGURUS PERIODE 2007-2010 BESERTA SELURUH ANGGOTA SEKAR ATAS DUKUNGANNYA YANG LUAR BIASA BESAR DAN TULUS KEPADA SAYA DALAM MENGEMBANG AMANAT SELAKU KETUA DPD SEKAR KANTOR PERUSAHAAN.

KEDUA, SAYA JUGA DENGAN TULUS MENYAMPAIKAN PERMOHONAN MAAF YANG SEBESAR-BESARNYA BILA SELAMA MASA KEPEMIMPINAN SAYA, ADA DI ANTARA REKAN-REKAN BAIK MANAJEMEN, ANGGOTA MAUPUN PENGURUS, BAIK LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG, DISENGAJA MAUPUN TIDAK DISENGAJA, MERASA TERSINGGUNG, MERASA TERUGIKAN, ATAU MERASA TERZHOLIMI, TERUTAMA OLEH SEGALA TINDAK TANDUK SERTA TULISAN DAN UCAPAN SAYA. BUKALAH PINTU MAAF ATAS KEKHILAFAN SAYA ITU.

AKHIR KATA, SEBAGAI MANUSIA BERAGAMA, SAYA MENYADARI SEMUA HAL BISA TERJADI KARENA KEHENDAK-NYA. MARILAH SELURUH PERJUANGAN SEKAR KITA ARAHKAN UNTUK TETAP MENDAPATKAN RIDHONYA.

SELANJUTNYA SIAPAPUN YANG AKAN TERPILIH NANTI UNTUK MENJADI KETUA SEKAR DPD CO PERIODE BERIKUTNYA MARILAH KITA SUPPORT DENGAN PENUH SEMANGAT DAN KETULUSAN.

AKHIRUL KATA.....
WABILLAHI TAUFIQ WAL HIDAYAH.
WASSALAMU ‘ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH.
SEKAR…..SEKAARRR……SEKKAAAAAARRRRRR……

BANDUNG, PEBRUARI 2010
TTD
NANA SURYANA
KETUA DPD CO PERIODE 2007-2010




Selasa, 09 Februari 2010

Inti Pelajaran TASAWUF


Begitu banyak pendapat ulama tasawuf yang menjelaskan tentang arti tasawuf yang hakiki. Ada ratusan pendapat bahkan ribuan yang berupaya mengupasnya. Al Junaid, misalnya, yang menyatakan bahwa tasawuf adalah kebenaran yang mesti engkau tegakkan dalam hidup dan matimu. Sedangkan orang yang mengamalkan ilmu tasawuf disebut sebagai SUFI.

Menurut Basyar bin Al Harits, sufi ialah orang yang bersih hatinya dan selalu mengingat Allah SWT. Menurut Umar bin Utsman Al Makky, hendaknya setiap orang memperhatikan waktu, mengutamakannya dan memanfaatkannya dengan bijak. Menurut Ruwaim, tasawuf itu dibangun diatas tiga amalan, yakni menerima kefakiran, berlaku murah hati dan keramahan dan tidak banyak keinginan (terhadap dunia).

Sedangkan menurut Sahal, Sufi ialah orang yang bersih hatinya dari kotoran batin. Ia senantiasa berfikir dan berzikir. Baginya, emas dan batu koral adalah sama, karena yang diutamakan hak Allah daripada hak manusia.

Tentang amalan terbaik

Di kota Madinah pernah berdiam seorang ahli hikmat dan sufi mengagumkan. Setiap ucapannya  memancarkan mutiara cemerlang dan bermutu manikam tinggi. Beliau adalah Abu Darda R.A.

Ia senantiasa menyampaikan pertanyaan kepada masyarakat di sekelilingnya: "Wahai, maukah anda sekalian, aku kabarkan amalan-amalan terbaik. Amalan bersih di sisi Allah yang dapat meninggikan derajat anda. Suatu amalan yang lebih baik daripada memerangi musuh dengan menebas batang lehernya. Serta lebih baik dari uang mas dan perak?"

Para pendengarnya tertegun lalu merapat ke muka Abu Darda karena keingintahuannya. Mereka bertanya: "Apakah itu wahai Abu Darda?" Lalu Abu Darda mulai menyampaikan wejangannya dengan wajah berseri-seri. Abu Darda menjawab: "Dzikrullah...." Menyebut serta mengingat nama Allah: "Wa-ladzikrullahi akbar..." Dan sesungguhnya dzikir kepada Allah itu lebih utama.

Abu Darda r.a. ahli hikmat yang besar di zamannya. Beliau adalah seorang insan yang telah dikuasai kerinduan yang amat sangat untuk melihat dan menemukan hakikat. Dan sungguh ia telah dapatkan dan temukan. Ia telah mendapatkan kunci untuk iman dan taqwa kepada Allah dan Rasul-Nya dengan iman dan taqwa yang kuat nan kokoh. Keimanan itu beliau jadikan jalan utama dan satu-satunya guna mencapai hakikat.

Abu Darda senantiasa mampu melawan hawa nafsunya dan mengekang diri untuk memperoleh mutiara batin yang sempurna demi mencapai tingkatan tertinggi. Yaitu tingkatan tafani rabbani dengan memusatkan fikiran, perhatian dan amaliahnya hanya kepada Allah. Menjadikan seluruh kehidupannya semata bagi Allah Rabbul'alamin.

Kini marilah kita belajar pada ahli hikmat itu! Kesuciannya tampak dari sinar cahaya di sekeliling keningnya. Bau semerbak tertiup dari arahnya. Sebagai cerminan cahaya hikmat dan harumnya iman. Beliau adalah seorang laki-laki yang senantiasa merindukan bertemu dengan Tuhannya. Suatu pertemuan bahagia. Kebahagiaan yang tiada taranya.

Pernah ibu Abu Darda ditanya orang, tentang amalan apa yang paling di senangi sang Sufi ini. Lalu ibunya menjawab: "Ia gemar bertafakur, berdzikir dan mengambil i'tibar atau pelajaran dari kehidupan dan segenap ciptaan Allah SWT!"...Wallohu'alam bishawab...

Memasuki Usia Senja, Apa yang harus Dipersiapkan? Seperti Apa Tahapannya?

Sumber foto: Annas Indonesia Ketika memasuki usia senja diatas 50 tahunan, adalah masa-masa yang penuh was-was. Atau ketika memasuki masa pe...