Minggu, 29 April 2012

USeeTV, Persembahan Terbaru Telkom


Telkom tak pernah berhenti melakukan terobosan dan inovasi baru dalam pengembangan IT dan teknologi multimedia. Ini karena obsesi Telkom untuk senantiasa memimpin jagat hiburan Indonesia. Tujuannya, apalagi kalau bukan demi kepuasan dan kenyamanan pelanggannya serta seluruh masyarakat Indonesia. Kepuasan layanan, kehandalan perangkat dan keterjangkauan harga, tetap menjadi pilihan dan prioritas utama Telkom dalam mengemban misinya.

Setelah Grooviatv diluncurkan, sebagai kelanjutannya kini satu lagi hadir di tengah-tengah kita layanan paling anyar Telkom, yakni Groovialite, yang kini telah berganti nama menjadi USeeTV. Para pelanggan kembali akan dimanjakan dengan serangkaian hiburan yang lebih berdimensi, total dan lengkap. Mari kita simak layanan apa saja yang tersaji di USeeTV.

Intinya, USeeTV adalah layanan portal hiburan, informasi dan lifestyle, berupa berbagai macam konten streaming digital maupun aplikasi, seperti video film, video klip musik, karaoke, Live TV (FTA), TV on Demand, Live Streaming Radio dan Radio on Demand. Satu menu layanan yang menawarkan beberapa program dan genre.

Live TV dan TV on Demand (TVoD)
Melalui USeeTV, annda dapat nonton siaran langsung TV Free to Air yang ada di negeri tercinta ini, seperti : Trans TV, Trans 7, Metro TV, SCTV, TV One, Indosiar , ANTV, dan TVRI. Siaran TV lainnya, baik lokal maupun internasional yang secara bertahap akan ditambah untuk ditayangkan.

Berbagai tontonan televisi yang terlewati dalam 7 (tujuh) hari sebelumnya, bahkan bisa kita lihat. Tentu saja fitur ini ditujukan agar pelanggan Telkom selalu update dan tidak ketinggalan berita.

Tayangan film pilihan
USeeTV juga menyajikan movie, baik lokal maupun internasional. Penyajian film-fim pilihan ini, tentu saja yang seru-seru semua. Memang belum terlalu banyak, belum tersedia ribuan katalog, tapi masih dalam jumlah ratusan film katalog saja. Kami menyediakan berbagai film tersebut dalam berbagai genre, mulai dari drama, thriller sampai dengan SciFi. Kami memang ingin memberikan pilihan buat anda, agar anda tak bingung untuk membuat pilihan. Tidak terkecuali untuk penggemar film-film India.

Layanan musik dan karaoke
Apakah di USeeTV menyajikan layanan streaming musik? Jawabannya, bener banget. USeeTV menyajikan klip-klip video dari berbagai lagu : Indonesia, Barat, bahkan Korean Pop (K-Pop) yang sudah kita kenal dan kita dengar beritanya dimana-mana.

Saat ini jumlah video yang dapat anda tonton masih dalam jumlah ratusan klip video. Ke depan kami akan terus menambah katalog musik. Bahkan bagi yang suka karaoke atau “sing alone”, kami juga menyediakan Karaoke. Pastinya, tak hanya untuk dinikmati, namun juga guna menyalurkan bakat bernyanyi anda.

Layanan RADIO ONLINE
Selain tayangan TV dan film, kita juga bisa mendengarkan Radio. Dari berbagai stasiun radio streaming di berbagai daerah akan menyatu disini, di USeeTV. Disamping kita bisa memilih jenis stasiun radio nya, kita juga bisa langsung memilih jenis siarannya, apakah itu berita, musik, talkshow dan lain-lain.

Di menu siaran musik, anda bisa memilih lagi atas berbagai pilihan. Misalnya, pilihan generasi tahun ataupun genre musik. Dari mulai slow rock, heavy metal, pop sampai dengan keroncong. Pastinya anda dapat langsung memilih dan mendengarkan lagunya. Tentu saja bisa dilakukan sambil melakukan pekerjaan lainnya. Misalnya, sambil fesbukan, twitteran, bermain game atau aktivitas lainnya.

Application store/Web store
Sebagai info, bagi para pelanggan Telkom yang berbahagia, apabila ingin membeli berbagai aplikasi atau perangkat lunak , seperti yang kita kenal di Android Market atau di Apple Store, seperti aplikasi pendidikan atau game, di USeeTV, kita dapat juga melakukannya.

Dari layanan store Telkom Speedy, http://store.telkomspeedy.com . Disini kami akan letakan juga di USeeTV. Jadi, kita tidak perlu kemana-mana lagi, cukup akses groovialite.com, sudah kita dapatkan semuanya. Belum lagi, dalam waktu dekat, akan ada tambahan banyak aplikasi gratis maupun berbayar hasil kerjasama kami dengan INTEL. Aplikasi store IntelAppUp akan juga tertanam di USeeTV . Mantaps, bukan?

Darimana bisa diakses?
Lalu darimana anda bisa mengaksesnya? Serunya, USeeTV merupakan satu layanan yang bisa dinikmati di desktop, laptop, pc tablet dan smartphone.
Jadi tentu saja USeeTV bisa dinikmati dimana saja dan kapan saja. USeeTV, benar-benar more than just watching, memberikan hiburan yang lengkap, nyaman dan total untuk anda. USeeTV, Prime Time Anytime Anywhere...

Jadi langsung saja akses ke www.useetv.com . Klik register, lalu ikuti petunjuknya. Nanti anda akan mendapatkan notifikasi melalui email untuk mengaktifkan account groovialite.com. Akhirnya, tak perlu banyak pertimbangan lagi. Segera saja, saat ini juga, untuk mencobanya...!!

Jumat, 27 April 2012

Trw-I, Telkom Cetak Laba Bersih Rp 3,32 T

Pada Triwulan I/2012, Telkom berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 3,32 triliun atau tumbuh sebesar 17,50% dibanding Triwulan I/2011. 

Pendapatan operasi mencapai Rp.17,80 triliun atau tumbuh sebesar 6,50%.  EBITDA (Earning Before Interests, Taxes, Depreciation and Amortization) tumbuh 11,40% menjadi Rp 9,62 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2011. 

Margin EBITDA Triwulan 1/2012 54,10% atau tumbuh 2,40% dibandingkan tahun lalu sebesar 51,70%. 

“Pencapaian ini sangat menggembirakan karena di tengah-tengah kompetisi yang sangat ketat, TelkomGroup masih mampu membukukan laba bersih dengan pertumbuhan yang signifikan”, ujar Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah.

Pendapatan operasi Perseroan Triwulan I/2012 dikontribusi oleh bisnis Seluler yang dikelola Telkomsel sebesar Rp7,20 triliun atau tumbuh 6,50%, Interkoneksi Rp.876 miliar atau tumbuh 3,50%, Data, Internet dan IT Rp.6,12 triliun atau tumbuh 12,20%. “Pendapatan fixed line mencapai Rp2,81 triliun atau turun 4,30% dibanding periode yang sama tahun lalu. Penurunan tersebut lebih baik dibanding penurunan 2011 sebesar 11,40%. 

Ini merupakan sinyal bahwa program retensi perseroan terhadap pelanggan fixed line menunjukkan hasil yang positif. Selain itu jumlah pelanggan fixed line tumbuh menjadi 8,69 juta atau 4,20%, artinya minat masyarakat terhadap telepon kabel mulai meningkat kembali,” demikian Rinaldi Firmansyah.

Sukses Mengelola Biaya

Di dalam persaingan yang sangat tajam, salah satu tantangan besar adalah bagaimana perseroan mengelola biaya. Pada Triwulan I/2012, cash operating expenses Telkom mencapai Rp8,17 triliun atau tumbuh 1,40%. Angka ini jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 6,50%. Pencapaian ini berhasil dilakukan sehubungan dengan telah diterapkannya program cost optimization dan quality assurance initiatives, antara lain sentralisasi outsourcing, pensiun dini sukarela, optimalisasi properti/aset, optimalisasi collection fee, pengelolaantravel management system. 

Program lain cost optimization adalah, inovasi teknologi salah satunya modernisasi jaringan akses dari kabel tembaga ke optik, sentralisasi pengelolaan kendaraan bermotor (KBM) dan bahan bakar minyak (BBM), implementasi green energy dengan mengganti freon air conditioner dengan retrofit hydrocarbonbekerjasama dengan Pertamina dan beberapa program lain yang menguatkan kepada sinergi TelkomGroup maupun BUMN. 

“Meskipun program cost optimization ini baru dilaksanakan secara konsisten sekitar setahun, kami gembira karena telah memberikan hasil yang positif. Tentu program ini akan berlanjut karena efisiensi dan efektivitas dengan sasaran yang tepat merupakan kebutuhan perusahaan modern”, kata Rinaldi Firmansyah.

Telkomsel dan Anak Perusahaan Lainnya Tumbuh

Telkomsel sebagai bagian dari TelkomGroup, pada Triwulan I/2012 ini menunjukkan pertumbuhan yang positif. Pendapatan Telkomsel tumbuh 9 % dibandingkan Triwulan I/2011 sedangkan laba bersihnya tumbuh 23 %. EBITDA tumbuh 13,30% dengan margin 57,50%. “Anak Perusahaan lainnya yang bergerak dalam bisnis telecommunication, information, media dan edutainment (TIME) seperti Mitratel, MetraGroup, TelkomVision, PINS, GSD juga menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang menjanjikan sebesar 55,40% meskipun secara nominal kontribusinya belum besar”, jelas Rinaldi Firmansyah lebih lanjut.

Jumlah Pelanggan Terus Bertambah

Seiring dengan pertumbuhan pendapatan dan laba perseroan, jumlah pelanggan telephony juga terus bertambah: Pelanggan Seluler (Telkomsel) mencapai 109,88 juta atau tumbuh 10,60%; Pelanggan wire line mencapai 8,69 juta atau tumbuh 4,20%; Pelanggan Flexi mencapai 15,12 juta atau turun 19,20%. “Khusus mengenai penurunan pelanggan Flexi, dapat dijelaskan bahwa kami memang melakukan terminasi terhadap pelanggan tidak produktif yang dievaluasi secara berkala. 

Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan Flexi maka pada Oktober 2011, Telkom menggelar layanan broadband mobile dengan teknologi Evolution Data Optimized (EVDO) yang mendapat sambutan positif dari pelanggan. Dalam kurun waktu sekitar tiga bulan hingga Maret 2012 tersebut, jumlah pelanggan EVDO sudah mencapai 103 ribu”, tambah Rinaldi Firmansyah.

Sementara itu, jumlah pelanggan broadband mencapai 10,47 juta atau tumbuh 35,90% dibanding periode yang sama tahun lalu. Pelanggan mobile broadband (Flash) mencapai 5,24 juta atau tumbuh 20,90%, pelanggan fixed broadband(Speedy) mencapai 1,88 juta atau tumbuh 5,20%, pelanggan Blackberry mencapai 3,35 juta atau tumbuh 111,90%. 

“Kami yakin TelkomGroup sudah mulai bangkit karena transformasi perseroan yang dilakukan beberapa tahun lalu sudah mulai dirasakan hasilnya pada Triwulan I/2012 ini”, demikian Rinaldi Firmansyah mengakhiri keterangannya.

Kamis, 26 April 2012

Ganjennya Nenek Kamsuy

Chatting. Ya, kata ini tak hanya dikenal, namun juga telah dipraktekan. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga kaum tua bangka. Chattingan atau ber-chatting ria memang mengasyikan.

Jangan tanya kalo sudah masuk ke dunia maya chattingan bisa menjadi lupa gosok gigi, ga mau mandi, ogah makan, males keluyuran. Dan yang paling parah urusan rumah tangga terbengkalai.

Isu yang berkembang, lewat chattingan bisa mempermuda usia dan menambah gairah hidup. Hidup jadi tak lagi monoton, beban hidup lupa sesaat dan stress pun bisa enyah dari pikiran.

Contohnya foto disebelah tuch! Dua nenek yang populer dengan sandangan sudah "bau tanah" ini tak mau ketinggalan memanfaatkan teknologi social media, Facebook. Tentu saja sasaran lawan ngobrolnya adalah kaum brondong...hehehehe nenek...nenek Kamsuy...ganjen tenaaannnn....//kgm

Senin, 23 April 2012

Satelit Telkom-3 Siap Diluncurkan


Direncanakan meluncur pada 30 Juni 2012

Satelit Telkom-3 telah siap diluncurkan pada 30 Juni 2012. Kesiapan ini disampaikan langsung 
Mr Shilov, 1st Deputy Head of Roscosmos Rusia kepada COO Telkom, Ermady Dahlan dan Dir CRM, Prasetio di kantor Roscosmos Moscow, minggu lalu.

 Satelit Telkom-3 akan meluncur dengan Co-passanger dan Kendaraan Peluncur Satelit serta Manifest Peluncuran Satelit. Dengan demikian  Satelit Telkom-3 secara dual launch dapat dilakukan pada 30 Juni 2012 dengan launch window 10 hari. 

Roscosmos atau Russian Space Agency adalah badan setingkat kementrian yang mengelola seluruh lembaga maupun perusahaan Rusia yang bergerak dalam bidang space program pemerintah dan komersial. 

Pertemuan Moscow ini dihadiri oleh seluruh manajemen  terkait dengan kesiapan teknis dan peluncuran Telkom-3, yaitu: ISS Reshetnev selaku Kontraktor Telkom-3 dan manajemen Khrunichev selaku Subkontraktor penyedia satelit Co-passanger dan kendaraan peluncur. Sedangkan manajemen RSCC Russia selaku pemilik satelit Co-passanger, First Deputy Head of Roscosmos menyampaikan bahwa Telkom-3 akan diluncurkan dengan roket Proton M Breeze M dari cosmodrome Baikonur Kazasktan.

Menurut, Head of Corporate Communication, Eddy Kurnia, peresmian peluncuran Satelit Telkom-3 akan dilakukan di dua lokasi, yakni di Jakarta dan di lokasi peluncuran Baikonur Kazaskstan.

Telkom-3 merupakan satelit Telkom yang kesepuluh sejak satelit pertama diluncurkan tahun 1976 (Satelit Palapa). Satelit Telkom-3 ini merupakan satelit Telkom terbesar dengan kapasitas 42 transponder aktif atau setara dengan 49 transponder standar dengan lebar frekuensi yang beragam. 

Telkom-3 memiliki 24 transponder C-band dengan coverage Asia Tenggara, 8 transponder Extended C-band dan 10 transponder Ku-band dengan coverage Indonesia. Telkom-3, bukan merupakan satelit pengganti satelit Telkom sebelumnya, tidak saja menambah kapasitas transponder Telkom secara signifikan tetapi juga meningkatkan kemampuan Telkom di bisnis jasa satelit dengan dimilikinya transponder di Ku-band. 

Ukuran antena yang kecil dilokasi pelanggan akan meningkatkan daya tawar Telkom dibisnis payTV melalui teknologi DTH (direct to the home). Telkom-3 juga akan merealisasikan layanan broadband via satelit untuk area yang belum tersedia jaringan terrestrial fiber optik. 

Satelit yang menelan investasi US$ 200 juta ini telah dua kali mengalami pengunduran jadwal peluncuran. Awalnya, satelit besutan pabrik ISS-Reshetnev Rusia itu akan diluncurkan pada Agustus 2011. Namun, salah satu mitra lainnya, Thales Aleniaspace, belum menyelesaikan pekerjaan perangkat komunikasi (payload). Padahal, perangkat komunikasi ini sangat memegang peranan penting untuk infrastruktur satelit tersebut. Telkom sempat optimistis pada akhir 2011 satelit masih bisa diluncurkan, meski akhirnya terpaksa diundur lagi menjadi triwulan pertama 2012. Akhirnya pada 30 Juni nanti, satelit Telkom-3 siap diluncurkan.

Menurut Dirut Telkom, Rinaldi Firmansyah, tak ada dampak yang ditimbulkan dari pengunduran jadwal peluncuran Satelit Telkom-3 terhadap kualitas layanan yang dimiliki Telkom saat ini. “Tidak ada hubungannya. Ini satelit baru, bukan menggantikan satelit existing,” tegasnya. 


Satelit Telkom-3 akan memperkuat infrastruktur jaringan yang belum terjangkau teresterial serat optik. Satelit ini juga untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas infrastruktur ICT serta memenuhi keperluan pemerintah dalam kaitan pertahanan dan keamanan (militer), maupun mendukung operasional perusahaan-perusahaan milik pemerintah. (Syarif/Wahyu/Nanas).

Minggu, 22 April 2012

Solusi Kamsuy BBM Mahal

Menurut si Kamsuy, apapun alasannya yang namanya kenaikan BBM akan mendatangkan dimensi persoalan hidup yang bahkan berpotensi sulit disolusi. BBM baru rencana naik saja harga kebutuhan bahan pokok sudah merangkak. Begitu pembatalan kenaikan, harga sudah tak bisa turun lagi. Jadi, sangat jelas mulai dari rencana kenaikan sampai dengan terjadinya kenaikan BBM akan mendongkkrak kenaikan barang konsumtif serta kenaikan tarif2 lainnya.

Yang paling kasihan kalangan bawah alias rakyat kecil model si Kamsuy tuh! Setiap mau pergi pake mobil dadanya mpot-mpotan  karena harus ngisi Premium. Maklum, mobil yg dimilikinya itu mobil butut 3000 cc yg borosnya minta ampun.

Pernah kejadian, waktu mau pulang ke Garut mobilnya mogok di perjalanan. Padahal perjalanan ke tempat tujuan hanya tinggal sekitar 20 km lagi. Mau beli bensin, isi dompet sami mawon dengan tengki mobil, kering kerontang. Maka, dengan modal keyakinan menyebut nama Tuhan, si Kamsuy pun nekad pipis di tangki mobil. Tapi aneh bin ajaib mobil bisa jalan lagi bahkan selamat sentosa hingga sampai rumahnya di Garut.

Ketika ditanya ke si Kamsuy, apa sich rahasia air kencingnya sampe bisa berfungsi seperti premium. Kamsuy pun menjawab, “Makan saja semur jengkol yang banyak mas...!!!”..
Haaahhhh..!!!Semur jengkol?!! Entahlah, jawaban Kamsuy itu serius atau sekadar kelakar. Namun yang pasti, kebenaran air seni mengandung sari jengkol yang bisa menjalankan mesin mobil itu, hingga detik ini masih menjadi misteri...!!!//kgm

Sabtu, 21 April 2012

Tatacara Pembayaran Tagihan Produk Telkom


Apakah saat ini anda masih bingung bagaimana cara melakukan pembayaran tagihan produk Telkom?

Mungkin anda adalah salah satunya. Terbukti masih banyaknya keluhan pelanggan ke 147 yang belum mengetahui tentang tata cara pembayaran tagihan serta moda-moda pembayaran dan periode pembayaran tagihan produk Telkom, khususnya untuk pembayaran tagihan produk Groovia Tv.

Berikut kami sampaikan dokumen yang memuat daftar bank yang melayani moda-moda bayar cash-less (via ATM, Phone banking, Mobile banking, Internet banking dan kredit card) serta contoh tata cara pembayaran tagihan Telkom melalui moda pembayaran ATM.

Tata cara pembayaran tagihan Groovia melalui ATM adalah sama dengan tata cara pembayaran Speedy. 

Berikut contoh tatacara pembayaran tagihan Telkom :
  1. ATM BCA :
    1. Masukan Nomor PIN
    2. Pilih Menu Lainnya
    3. Pilih Menu Pembayaran
    4. Pilih Menu Telepon / HP
    5. Pilih Menu TELKOM
    6. Masukkan Kode Area + Nomor Tlp/Flexi (Untuk Pembayaran Telepon dan Flexi)
    7. Masukkan 12 digit nomor Speedy / Groovia Tv (Untuk Pembayaran Speedy dan Groovia Tv).
  2. ATM MANDIRI :
    1. Masukkan Nomor PIN
    2. Pilih Menu Pembayaran
    3. Pilih Menu Telepon / HP
    4. Pilih Menu TELKOM/Speedy/Vision
    5. Masukkan Kode Area + Nomor Telepon/Flexi (Untuk Pembayaran Telepon dan Flexi)
    6. Masukkan 12 digit nomor Speedy/Groovia diawali dengan angka 0 (Untuk pembayaran Speedy dan Groovia Tv). 
  3. ATM BNI :
    1. Masukkan Nomor PIN
    2. Pilih Menu Pembayaran
    3. Pilih Menu TELKOM
    4. Pilih Menu Postpaid
    5. Masukkan Kode Area + Nomor Telepon/Flexi (Untuk Pembayaran Telepon dan Flexi)
    6. Masukkan 12 digit nomor Speedy/Groovia diawali dengan angka 0 (Untuk pembayaran Speedy dan Groovia Tv).

Benarkah Wanita Racun Dunia!!!

Wanita dijajah pria sejak dulu
dijadikan perhiasan sangkar madu
namun ada kala pria tak berdaya
tekuk lutut di sudut kerling wanita......


Itulah sebait syair lagu yang mengungkap, betapa keberadaan kaum wanita tak bisa disepelekan. Boleh jadi, kehadiran wanita akan menjadi bagian romantika tersendiri kaum lelaki. Walaupun benar, romantika itu bisa mengarah pada tragedi yang merontokan sendi-sendi kehidupan kaum pria. Sebuah romantika yang boleh saja berbuah malapetaka.

Tak sedikit karier seorang pria runtuh gara-gara “daya magis” sebuah kerlingan. Tak jarang, kaum pria terpuruk, lantaran rayuan maut pesona wanita. Banyak lelaki, harus terpaksa selingkuh dari istri karena tak tahan meredam cumbu rayu. Bahkan, tak sedikit pejabat harus berculas-culas diri, misalnya korupsi, lantaran gelitik rayu wanita yang penuh tuntutan kemewahan dan gemerincing perhiasan.

Sialnya, kebanyakan kaum pria memang tak tahan pada cumbu rayu wanita. Apalagi bila dipenuhi empat unsur pendukung, yakni : Ada wanita (perayu), ada kesempatan, ada fasilitas, dan ada jaminan keamanan. Kalau empat unsur itu sudah terpenuhi, biasanya perselingkuhan akan “lancar-lancar” saja. Sehingga predikat kaum pria laksana “superman” (hebat, kuat dan pintar), bisa menjadi lemah tak berdaya. Bahkan, tak sedikit yang nekad “menggadaikan” keimanannya demi memenuhi ambisi syahwat.

Tak mengherankan bila ada suara kontradiktif : “Wanita sebagai racun dunia” atau “Wanita sebagai madu kehidupan”. Tak jadi soal wanita mana dan macam apa. Yang pasti, keberadaan wanita di tengah-tengah kaum pria akan membawa kisah tersendiri. Bisa manis luar biasa, atau berantakan tiada terkira.

Kini di tengah derap pembangunan dan perhatian lebih yang diberikan pada kaum wanita, peran apa lagi yang mesti dimainkan? Kaum wanita, kini mendapat tuntutan untuk semakin memacu diri mengembangkan potensi diri dan kreativitasnya. Kiprahnya dalam pembangunan dan kehadirannya di tengah masyarakat telah bergeser. Kehebatannya bukan lagi diukur dari pesona eksotik yang penuh hura-hura, cumbu rayu yang meracuni, gemerincing kemewahan yang menyesatkan, atau upaya mematut-matut diri di depan cermin bergaya bak artis jet set.

Namun begitu, tidak semua wanita bernasib mujur. Di sudut lain, masih banyak wanita yang tejerembab dalam lumpur air mata. Mereka diperdagangkan sebagai obyek bisnis prostitusi, buruh murah, pekerja tempat hiburan, pengantin pesanan, kawin kontrak, sampai pada pengemis dan lain-lain.

Beberapa kasus soal waita dapat diungkap. Data dari Mabes Polri menunjukan tahun 1999 ada 1.712 kasus perdagangan wanita di 8 kota, yakni : Medan, Padang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, Makassar dan Manado. Sebanyak 1.390 yang terungkap diantaranya telah diajukan ke pengadilan. Sedangkan tahun 2000, jumlah kasus yang terungkap sebanyak 1.683 dan 1.094 diantaranya sudah diajukan ke pengadilan.

Bisnis wanita itu dilakukan, karena terbukti lebih menguntungkan dan menjanjikan. Posisinya ternyata menempati ketiga, setelah bisnis menguntungkan dari penjualan narkoba dan senjata. Kondisi ini terjadi memang tak dapat dilepaskan dari kondisi sosio-ekonomi atau keinginan hidup layak lebih cepat, serta adanya dorongan iming-iming hidup konsumtif.

Dalam menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Indonesia secara tegas menyatakan perang terhadap perdagangan wanita. Pada Nopember 1998, Indonesia telah ikut menandatangani “The Bangkok Accord and Plan of Action Combat Trafficking in Women”. Sejak saat itu Menko Kesra bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan, melakukan pemberantasan secara intens.

Hasilnya lumayan terasa, karena sejak tahun 2001, perdagangan wanita mengalami penurunan signifikan atau hanya terjadi 176 kasus dan 127 diantaranya telah diajukan ke pengadilan. Selanjutnya untuk tahun 2003-2007, melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan, yang telah ditunjuk sebagai “Vocal Point” akan bekerjasama dengan semua pihak guna menyusun Rencana Aksi Penghapusan Perdagangan Perempuan dan Anak.

Oleh karena itu diharapkan kaum wanita yang bernasib lebih baik, mestinya terpanggil untuk turut memikirkan nasib buruk ribuan, bahkan jutaan perempuan tadi. Mestinya terpanggil untuk mencari solusinya. Sebab, bagaimana pun juga, masalah ini membutuhkan turun tangan semua pihak, tak cukup hanya mengandalkan tangan pemerintah saja.

Soal citra diri

Gambaran emansipasi wanita, bukan lah untuk membuat tekuk letut kaum pria, melalui senjata semacam kerlingan. Bukan mengumbar berbagai tuntutan hak secara membabi buta yang bisa membutakan kaum pria. Bukan pula untuk meraih hak persamaan yang kerap didengang-dengungkan sebagai gerakan “woman libs” atau gerakan keadilan gender hasil produk dunia barat. Tetapi aktualisasi emansipasi wanita kini adalah bagaimana agar kehadirannya mampu pula menghasilkan konsep-konsep jitu dan realistis di pelbagai aspek kehidupan masyarakat.

Memang benar, inspirasi yang dibangkitkan para pejuang perempuan ibarat api yang membara dalam sekam. Terus menerus berkobar, memancarkan cahaya dan citra diri wanita Indonesia. Sudah tidak aneh lagi, setiap organisasi mempunyai departemen atau seksi khusus yang menampung aspirasi kaum wanita, sebagai salah satu wahana untuk mengembangkan kemandiriannya. Masalahnya terpulang pada kaum wanita sendiri, mampukah memanfaatkan setiap peluang yang terkuak lebar itu seoptimal mungkin. Seberapa jauh mampu membekali diri, baik secara fisik, mental, sosial dan intelektualnya untuk berpacu dengan setiap tantangan yang dihadapinya.

Perhatikan Amanat pembangunan : “Wanita, baik sebagai warga negara maupun sebagai insani pembangunan mempunyai hak dan kewajiban sama serta kesempatan sama dengan pria di segala bidang kehidupan bangsa dan dalam segenap kegiatan pembangunan. Sehubungan dengan itu kedudukannya dalam masyarakat dan peranannya dalam pembangunan perlu terus ditingkatkan dan diarahlan sehingga dapat meningkatkan partisipasinya dan memberikan sumbangan yang sebesar-besarnya bagi pembangunan bangsa sesuai dengan kodrat, harkat dan martabatnya sebagai wanita.”

Kita tak perlu menutup mata bahwa kesadaran akan hak dan kewajiban wanita mulai tumbuh subur. Bangkit secara pasti, menuai citra dirinya sebagai “tiang negara”. Kondisi ini dimungkinkan oleh semakin meningkatnya tingkat pendidikan dan pengetahuannya. Ini berarti pula modal dasar untuk mengembangkan kemandirian sesungguhnya telah ada. Oleh karena itu, ia harus memiliki pilihan profesi yang jelas dalam andilnya terhadap pembangunan. Bahkan harus terpanggil pula untuk meleburkan diri dalam pengabdian bagi saudara sekaumnya yang bernasib kurang beruntung.

Budaya kita telah bergulir. Tidak lagi memandang wanita sebagai makhluk yang harus dijajah atau dijadikan sangkar madu. Namun telah memberi tempat terhormat pada kedudukannya. Bahkan menghargai sepenuhnya peranan wanita dan ibu yang bersifat kodrati. Penghormatan seperti ini, memang bukan berarti harus mengurangi tanggung jawab kaum pria dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat. Tapi justru sebagai dampak kemajuan sekaligus buah pembangunan.

Modernisasi membawa dampak nyata bagi kaum wanita. Memberikan konsekuensi semakin beratnya tanggung jawab yang harus dipikul. Di satu sisi tetap harus membina kehidupan rumah tangga sebagai tanggung jawabnya yang terpenting. Namun di sisi lain dituntut peran nyata dan komitmennya dalam mendorong kemajuan.

Seorang tokoh pendidikan nasional, Ki Hadjar Dewantara, mengatakan : Tentang seorang perempuan, maka yang terpenting dan tak boleh kita lupakan atau kita pungkiri adalah kodratnya perempuan. Inilah keadaan nyata yang khas yang sepantasnya sebagai petunjuk jalan bagi sekalian orang yang mempunyai kewajiban memikirkan soal-soal perempuan.

Demikian pula nilai kemandirian seperti yang diwariskan para pejuang perempuan, semangat dan idenya tak pernah susut. Beliau telah memberi makna tersendiri bagi peningkatan derajat kaum wanita Indonesia. Walau pun harus dilalui dengan simbahan air mata dan penderitaan sangat perih. Oleh karena itu, kaum perempuan sekarang mesti dapat membuktikan, bahwa perjuangan para pendahulunya memang tidak pernah sia-sia.

Boleh saja kecantikan, pesona eksotik atau kerlingan diekspresikan demi menggapai tujuan. Namun harus tetap berada pada koridor moral dan patokan nilai yang sangat dijunjung dan diagungkan.

Artinya jangan sampai dijadikan senjata pamungkas untuk merebut hak, harta, posisi, dan atau kekuasaan. Sebab senjata kaum perempuan saat ini, sekali lagi, adalah kematangan konsepnya, terjaga kualitas intelektualnya, jembar cakrawala pengetahuannya, berjiwa sosial, realistis, dan agamis. Kaum perempuan yang tak gampang dirayu dan tak suka merayu, serta kepribadiannya yang memancarkan cahaya dan citra diri wanita Indonesia yang lembut, inner beauty, dan sarat tenggang rasa. (http://www.nanasuryana.com) follow: @KiGempurMuda

Kamis, 19 April 2012

Kamsuy Kecil Kejepit HP...


Bagi orang yang tengah putus asa, terutama orang Sunda, HP sering dijadikan akronim sebagai Hayang Paeh (Ingin Mati). Bagi wanita yang sering disakiti alias diselingkuhin, HP adalah singkatan Hidupku Pedih. Bagi kaum mistis, HP singkatan dari Hantu Penasaran. Bagi kaum politisi HP adalah Hentikan Penghianatan. Bagi Petinju HP adalah Hajar Palanya. Dan bagi saya HP adalah Habis Perkara.

Memang. HP kini telah menjadi alat komunikasi paling penting dalam kehidupan manusia. Seorang kawan pernah bilang, “lebih baik ketinggalan istri di pasar daripada ketingalan HP di rumah.” Bahkan orang yang HP-nya tertinggal di rumah, seringkali menunjukkan gejala psikologis seperti: Resah, gelisah, khawatir, cemas, kalut, tidak percaya diri, dan omongannya suka ngelantur, karena sebagian otak dan perasaanya ada di HP.

Intisarinya, HP kini sudah tidak dapat dipisahkan lagi dari kehidupan kita. HP telah menjadi kebutuhan primer untuk berkomunikasi dengan sesama. Bahkan anak2 balita pun kini sudah mulai diperkenalkan dengan HP. Tidak terkecuali bagi si Kamsuy kecil. Tujuannya tentu saja agar otak anak itu, tak cukup kudu waras, namun juga harus cerdas. Artinya sejak kecil anak harus diajari untuk mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

Cuman, ya, namanya juga anak. Kalau dikasih HP terlalu dini, ya gituh, dia belum tau aspek pengamanannya. Contohnya si Kamsuy Kecil tuch. Blom pake celana sudah dikasi HP yang model flip tutup buka. Karena kecerobohan anak, HP ngejepit bagian “tralala” atau titit nya. Karuan saja Kamsuy bingung, mengapa itu HP bisa menggantung di ujung “prikitiew”-nya. 

Akhirnya Kamsuy pun sejadi-jadinya menangis memanggil mamahnya sambil menatap HP yang tergantung. “Emaaaakkk...tatiiiit...,” tangis si Kamsuy.//kgm

Kamis, 12 April 2012

Cara Kamsuy Masak Sosis


Terserah apakah ketika anda bersekolah, kuliah atau saat mulai bekerja, barangkali anda pernah merasakan menjadi anak kost.

Boleh jadi cerita anda nyaris sama dengan kisah si Kamsuy. Nostalgia ketika si Kamsuy indekost, rupanya punya kisah tersendiri. Kisah paling top, si Kamsuy seringkali melamun sendiri di kamar kost, sambil gigit kuku dan membayangkan keluarga dan keadaan kampung halaman. Tak jarang pula mengira-ngira apa yang tengah diperbuat si Enjel, dambaan hati di kampung, lengkap dengan kekhawatiran digebet orang.

Problem anak kost pada umumnya sama saja. Misalnya, menyoal makan yang acapkali ribet. Jalan pintasnya, terpaksa harus akrab dengan memasak mie instant. Walau sudah sebal dengan mie kuah bikinan sendiri itu, namun apadaya kalau perut keroncongannya sudah ga kira2, ya, disantap juga.

Suatu saat si Kamsuy pun jalan2 ke supermarket. Biasanya sasaran tembak untuk dibeli adalah beberapa bungkus mie instant. Tak sengaja si Kamsuy melihat beberapa onggokan daging berwarna merah bata berbentuk panjang dan lonjong. Apalagi kalo bukan Sosis namanya. Pikirnya, demi meningkatkan perbaikan gizi, lalu Kamsuy pun membeli satu bungkus Sosis berisi delapan potong.

Namun sesampainya di tempat kost, wealah, lupa kalo di tempat kost kagak ada kompor apalagi kuali. Dalam kondisi seperti itu, Kamsuy tak kurang akal. Kamsuy menemukan solusi tepat, cepat, akurat dan instant.

Caranya? Ambil setrika. Panaskan dan langsung balikan seperti contoh pada gambar disamping. Lalu potong2 sosis dan mulailah memasak di landasan setrika.

Nah, sambil menunggu sosis matang, ada dua hal yang tidak boleh anda lakukan. Pertama, jangan main game karena kalo keasyikan sosis anda bisa gosong. Yang kedua, jangan membaca buku filsafat, karena kalo otak tak sanggup memahami, anda bisa ngorok di meja atau karpet kamar. Sosis pun bakal jadi penghuni keranjang sampah.

Yang dianjurkan sambil menunggu sosis matang adalah membaca iklan di koran atau internet mengenai pasaran harga mobil mewah dan rumah realestate. Setidaknya itu sebagai cita2 dan mimpi anda ke masa depan. Mudah-mudahan saja mimpi punya kedua barang mewah itu kesampaian. Ya, gak..!!!//kgm

Selasa, 10 April 2012

Telkom Raih Dua Penghargaan Internasional

PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berhasil meraih dua penghargaan internasional sekaligus.  Masing-masing sebagai The Best Environmental Responsibility dan The Best Investor Relations Professional. Penghargaan diberikan oleh Majalah Corporate Governance Asia yang berkedudukan di Hong Kong dalam ajang “2nd Asian Excellence Recognition  Award 2012” di Hong Kong, pada 30 Maret 2012.


Menurut Head of Corporate Communication and Affair Telkom Eddy Kurnia, penghargaan bertaraf internasional ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri yang menunjukkan keberhasilan Telkom dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG). Penghargaan dari Majalah Corporate Governance Asia menunjukkan bahwa implementasi GCG di tengah-tengah iklim bisnis yang sangat kompetitif mendapatkan perhatian dan apresiasi dari publik,” kata Eddy Kurnia.


Menurut Eddy, sebagai perusahaan yang sebagian sahamnya dimiliki publik, Telkom dituntut memiliki pengelolaan investor berstandar internasional yang menjamin keterbukaan dan transparansi kepada pemegang saham sehingga terbentuk kepercayaan dan dukungan kepada perusahaan dalam mengembangkan bisnis. Predikat terbaik di Indonesia diberikan berdasarkan survey yang dilakukan media berbasis di Hong Kong itu kepada sekitar 11.000 korporasi dari 14 negara Asia selama kurun waktu Maret-September 2011


Adapun korporasi yang menjadi responden adalah fund managers, investment funds, serta korporasi-korporasi besar lain di Asia. Kriteria yang menjadi penilaian mencakup aksi-aksi korporasi perusahaan dan kinerja perusahaan dalam satu tahun terakhir.


Penghargaan tersebut diberikan kepada Agus Murdiyatno selaku VP Investor Relations Telkom yang terpilih sebagai The Best Investor Relations Professional. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen Investor Relations Telkom menjadi yang terbaik dan menyisihkan sekitar 40 korporasi domestik yang hampir seluruhnya berstatus perusahaan terbuka.


"Perusahaan menyadari tanpa adanya transparansi informasi yang cepat dan akurat dalam setiap proses bisnis, investor sulit mengukur kapabilitas Telkom dalam mengeksekusi rencana dan merealisasikan potensi bisnis ke depan," jelas Eddy seraya menambahkan bahwa transparansi merupakan salah satu prinsip dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau GCG sebagai landasan utama proses transformasi Telkom. 


Namun, tentu saja transparansi yang kami terapkan di Telkom tetap berada dalam koridor hukum yang menjadi acuan bisnis kami," kata Eddy Kurnia. Dukungan investor yang kuat pada perusahaan terlihat pada Laporan Keuangan 2011 yang baru saja diumumkan. 


Sepanjang 2011 Telkom mencatatkan kinerja keuangan yang sangat memuaskan, yaitu meraih pendapatan Rp 71,3 triliun, naik 3,8% dibanding pendapatan 2010.


"Pencapaian tersebut menyiratkan selalu adanya pertumbuhan positif atas kinerja Telkom di tengah-tengah persaingan yang semakin tajam. Keterbukaan dan akuntabilitas justru mendorong berbagai inovasi di dalam segmen layanan Telkom,” demikian Eddy Kurnia. (www.telkom.co.id)

Senin, 09 April 2012

Pesawat Garuda Dilengkapi Internet


Terobosan baru tengah dilakukan PT.Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk memasang fasilitas internet di pesawatnya. Harapan itu, tampaknya segera menjadi kenyataan setelah Garuda meminta Telkom untuk memasang WiFi (Wireless Fidelity) sebagai fasilitas untuk koneksi internet di dalam pesawatnya.

Untuk mewujudkan niat Garuda itu, Nota Kesepahaman  telah ditandatangani bersama antara Dirut Garuda Emirsyah Satar dengan Dirut  Telkom Rinaldi Firmansyah, di hotel Hyat Jakarta pada 4 April lalu.

Menurut Dirut Garuda, Emirsyah Satar, tujuan untuk memasang WiFi dalam pesawat Garuda itu, tentu saja, dalam upaya  memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada penumpangnya. Apalagi kehadiran internet kini telah menjadi kebutuhan utama bagi para pebisnis."Penumpang Garuda, tak hanya akan dimanjakan dengan berbagai fasilitas intertainment yang telah tersedia saat ini, namun juga akan dilengkapi dengan akses internet di dalam pesawat," kata Emirsyah seraya menambahkan bahwa biaya investasi untuk memasang WiFi itu sebesar 100 ribu dolar AS per pesawat.

Garuda memilih Telkom sebagai mitra operator pemasangan WiFi, karena pihaknya telah menjalin kerjasama cukup lama dengan Telkom sebagai operator terbesar dan terpercaya. Terutama kerjasama di bidang IT dan telekomunikasi. Sudah pasti kehadiran WiFi dalam pesawat, tak hanya menambah hiburan, namun juga  akan semakin memfasilitasi penumpang yang sedang bekerja untuk kelancaran bisnisnya atau penumpang lain yang sekedar ingin berinternet-ria dalam pesawat. 

Selain itu kerjasama ini juga ditujukan guna meningkatkan sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN), TELKOM dengan GARUDA untuk saling mendukung peningkatan layanan bagi pengguna jasa kedua perusahaan. Adapun ruang lingkup nota kesepahaman antara Telkom dan Garuda tersebut secara garis besar adalah kerjasama komersial berupa pemberian harga khusus, kerjasama bisnis penggunaan jasa atau produk telecommunication, information, media and edutainment (TIME) Telkom, jasa transportasi antara Telkom dan Aerowisata melalui Aerotrans, pariwisata dan hospitality Garuda. 

Di bidang IT, telah pula disepakati rencana pengembangan layanan In-Flight Connectivity dan pengembangan jaringan IT Garuda melalui anak perusahaan Garuda Aero System. Melalui In-Flight Connectivity, penumpang pesawat Garuda dimungkinkan mengakses layanan internet dari dalam pesawat meskipun pesawat dalam posisi terbang. Pada nota kesepahaman tersebut disepakati juga pertukaran reward system Garuda Frequent Flyer. Kedua perusahaan juga akan menjajaki kerjasama pembangunan ekosistem bisnis hospitality berbasis IT.

Menurut Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah, kerjasama Telkom dan Garuda ini merupakan bukti nyata sinergi antara dua BUMN besar di Indonesia. “Sinergi ini tentunya diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan value kedua perusahaan. Selain itu – tentunya - akan memberikan nilai tambah bagi peningkatan layanan bagi para pengguna jasa kedua perusahaan. Kami bangga menjadi bagian dari kemajuan Garuda,” tambah Rinaldi.

Sebelumnya Garuda Indonesia telah bekerjasama dengan Telkom Group sejak tahun 2004 diantaranya melalui layanan “Hallo Corporate”, "Mobile VPN (Virtual Private Network)", serta layanan pembelian tiket Garuda Indonesia melalui T-Cash Telkomsel, serta terdaftarnya Telkom sebagai corporate account Garuda sejak tahun 2009.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar menyambut gembira kerjasama ini dan mengatakan bahwa selain untuk meningkatkan sinergi di antara kedua perusahaan, kerjasama ini juga merupakan salah satu bagian dari program “Quantum Leap” yaitu pengembangan Garuda ke depan, khususnya dalam bidang teknologi informasi dan telekomunikasi. 

“Telkom merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia yang memiliki produk dan jaringan terlengkap serta teknologi terdepan. Melalui kerjasama ini, muda-mudahan Garuda dan Telkom dapat semakin berkembang di masa depan,” tambah Emir.  

Minggu, 08 April 2012

Dialog Iblis dengan Rasulullah SAW

Ketika Nabi saw saw. sedang bersama para sahabatnya di kediaman salah satu sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu rumah. Kemudian terdengar suara orang dari luar rumah.

Iblis : Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku. Aku akan menyampaikan banyak hal kepada kalian.
Nabi saw : Itu Iblis la’natullah. La’nat Allah bersamanya.
Mengetahui bahwa itu Iblis, Umar ingin membunuhnya.
Nabi saw : Sabar, wahai Umar. Bukankah engkau mengetahui bahwa Allah memberinya kesempatan (bertobat atau sesat) hingga hari kiamat? Bukakan pintu untuknya. Aku telah mengetahui bahwa ia telah diperintahkan oleh Allah untuk datang ke sini. Pahamilah apa yang hendak ia katakan. Dengarkan dengan seksama.
Pintu lalu dibuka oleh Ibnu Abbas r.a. Seorang kakek cacat satu mata berdiri di sana. Janggutnya hanya 7 helai, mirip rambut kuda. Bertaring, mirip taring babi. Bibirnya seperti bibir sapi.
Iblis : Salam untukmu Muhammad. Salam untuk yang hadir.
Nabi saw : Salam hanya milik Allah SWT. Sebagai makhluk terlaknat, apa keperluanmu?
Iblis : Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.
Nabi saw : Siapa yang memaksamu?
Iblis : Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata kepadaku:
menggoda manusia. Jawab dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, jika berdusta satu kali saja, maka Allah membuat dirimu menjadi debu yang ditiup angin.”
Sekarang aku ada di hadapanmu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sebuah kemalanganpun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.
Nabi saw : Kalau kau benar jujur, manusia mana yang paling kau benci?
Iblis : Kamu, kamu, dan orang sepertimu (sambil menunjuk Nabi saw dan sahabat) adalah makhluk Allah yang paling kubenci.
Nabi saw : Siapa selanjutnya?
Iblis : Pemuda bertakwa yang mengabdikan dirinya kepada Allah SWT.
Nabi saw : Siapa lagi?
Iblis : Orang Alim (ilmuwan) lagi wara’ (loyal kepada ajaran Islam).
Nabi saw : Siapa lagi?
Iblis : Seorang fakir sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain.
Nabi saw : Apa tanda kesabarannya?
Iblis : Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, maka Allah SWT memberikan pahala kepadanya.
Nabi saw : Selanjutnya siapa lagi?
Iblis : Orang kaya yang bersyukur.
Nabi saw : Apa tanda-tanda kesyukurannya?
Iblis : Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya (yang halal), dan mengeluarkannya (dengan rela dan ikhlas) juga dari tempatnya.
Nabi saw : Menurutmu, seperti apa Abu Bakar?
Iblis : Ia tidak pernah mau menuruti ajakanku pada masa jahiliyah, apalagi ketika sudah masuk islam.
Nabi saw : Kalau Umar bin Khattab?
Iblis : Demi Allah, setiap berjumpa dengannya aku takut sekali. Aku pasti kabur menghindarinya.
Nabi saw : Bagaimana dengan Usman bin Affan?
Iblis : Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.
Nabi saw : Ali bin Abi Thalib?
Iblis : Aku berharap kepalaku selamat (tidak lepas), menghindarinya, dan ia mau melepaskanku. Tetapi ia tidak mau melakukannya. (Sebab ia selalu berzikir kepada Allah SWT).
Nabi saw : Apa yang kau rasakan ketika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?
Iblis : Aku merasa panas dingin dan gemetar.
Nabi saw : Kenapa?
Iblis : Setiap hamba bersujud sekali kepada Allah, Allah meninggikan derajatnya satu tingkat.
Nabi saw : Jika seorang umatku shaum?
Iblis : Tubuhku terasa terikat erat sampai ia berbuka.
Nabi saw : Jika ia berhaji?
Iblis : Aku seperti orang gila.
Nabi saw : Jika ia membaca al-Qur’an?
Iblis : Aku merasa meleleh laksana timah yang dibakar di atas api.
Nabi saw : Jika ia bersedekah?
Iblis : Orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.
Nabi saw : Mengapa bisa begitu?
Iblis : Dalam sedekah itu ada 4 keuntungannya. 1) keberkahan pada hartanya. 2) hidupnya disukai (banyak orang). 3) Sedekah itu kelak menjadi hijab dirinya dengan api neraka, dan 4) segala musibah terhalau darinya.
Nabi saw : Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?
Iblis : Suara ringkikan dan derap kaki kuda ketika perang jihad di jalan Allah.
Nabi saw : Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?
Iblis : Tauubat orang yang bertaubat.
Nabi saw : Apa yang dapat membakar hatimu?
Iblis : Istighfar yang dilantunkan siang dan malam.
Nabi saw : Apa yang dapat mencoreng wajahmu?
Iblis : Sedekah yang dilakukan diam-diam.
Nabi saw : Apa yang dapat menusuk matamu?
Iblis : Shalat fajar (shubuh).
Nabi saw : Apa yang dapat memukul keras kepalamu?
Iblis : Shalat berjamaah.
Nabi saw : Apa yang paling mengganggu pikiranmu?
Iblis : Majelis (bertemunya) para ulama (merembukkan suatu kebaikan).
Nabi saw : Bagaimana cara makanmu?
Iblis : Dengan jari-jari tangan kiriku.
Nabi saw : Di manakah kau menaungi anak-anakmu pada musim panas?
Iblis : Di bawah kuku manusia yang kotor.
Nabi saw : Siapa temanmu?
Iblis : Pemakan riba.
Nabi saw : Siapa sahabatmu?
Iblis : Pezina.
Nabi saw : Siapa teman tidurmu?
Iblis : Pemabuk.
Nabi saw : Siapa tamumu?
Iblis : Pencuri.
Nabi saw : Siapa utusanmu?
Iblis : Tukang sihir.
Nabi saw : Apa yang membuatmu gembira?
Iblis : Orang yang bersumpah palsu dan perceraian (suami istri).
Nabi saw : Siapa kekasihmu?
Iblis : Orang yang meninggalkan shalat Jum’at.
Nabi saw : Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?
Iblis : Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.
Nabi saw : Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.
Iblis : Tidak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari kiamat. Bagaimana kalian bisa bahagia, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tidak melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari kiamat, aku akan menyesatkan mereka. Yang bodoh, yang pintar, yang bisa membaca dan yang buta huruf, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.
Nabi saw : Siapa orang yang ikhlas menurutmu?
Iblis : Tidakkah kau tahu wahai Muhammad bahwa siapa saja yang mneyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak suka dinar dan dirham, tidak suka pujian sanjungan, aku bisa pastikan ia orang ikhlas. Maka aku akan meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta, sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, boleh jadi ia nantinya sangat patuh padaku.
Iblis : Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku punya 70.000 anak. Setiap anak dibantu 70.000 syaithan. Sebagian aku tugaskan mengganggu ulama. Sebagian mengganggu anak muda. Sebagian mengganggu orang tua. Sebagian mengganggu wanita tua. Sebagian anakku kutugaskan kepada para zuhud (yang mencintai akhirat daripada dunia).
Ada anakku yang suka mengencingi telinga manusia yang menyebabkan orang itu tertidur pada shalat berjamaah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah.
Ada anakku yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama. Mereka lalu tertidur dan pahalanya terhapus.
Ada anakku yang senang berada di lidah manusia. Jika seseorang melakukan kebajikan, kemudian ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya terhapus.
Pada setiap wanita yang berjalan di luar rumah, anakku dan syaithan pendampingnya duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar orang-orang memandanginya. Syaithan berkata kepada perempuan itu agar mengulurkan tangannya. Perempuan itu mengulurkan tangannya, lalu syaithan menghiasi kukunya.
Anak-anakku menyusup dan berubah bentuk satu kondisi ke kondisi lain, dari satu pintu ke pintu lainnya, untuk menggoda manusia sampai mereka terhempas dari rasa ikhlas mereka. Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa keikhlasan, namun mereka tidak merasa. Tahukah kamu, Muhammad, bahwa ada seorang rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh dari penyakitnya seketika. Tetapi aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh, dan kufur.
Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku? Akulah makhluk pertama yang berdusta. Pendusta adalah sahabatku. Siapa saja yang bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.
Tahukah kau Muhammad, aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya? Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gossip) dan namimah (adu domba) adalah kesenanganku. Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa, walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab siapa saja yang membiasakan dengan kata-kata cerai, istrinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat, maka semua anak-anaknya itu adalah anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kata: cerai.
Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur-ulur waktu shalatnya. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikkan padanya bahwa waktu masih panjang, kamu masih sibuk. Lalu ia menundanya sampai akhirnya ia melaksanakan shalat di luar waktu. Shalatnya itu akan dipukulkan ke mukanya.
Jika ia berhasil mengalahkanku, kubiarkan ia shalat. Namun kubisikkan ke telinganya: ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. Kuusap pula dengan tanganku dan kucium keningnya seraya membisikkan ke telinganya: ‘shalatmu tidah sah’. Bukankah kamu tahu Muhammad, bahwa orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul mukanya nanti. Jika ia shalat sendirian, kusuruh ia bergegas. Shalatnya pun seperti ayam yang mematuk beras.
Jika ia berhasil mengalahkanku lalu ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam melakukannya. Kamu tahu bahwa hal seperti itu bisa membatalkan shalatnya dan kelak wajahnya akan diubah menjadi wajah keledai?
Jika ia berhasil mengalahkanku, kutiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya, syaithan akan masuk ke dalam dirinya. Di dalam sana akan kubuat ia bertambah serakah dan gila dunia. Ini akan membuat dirinya semakin taat kepadaku.
Kebahagiaan apa yang engkau dapatkan, sementara aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. Shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak perlu shalat. Jika kehidupanmu telah berubah baru kamu wajib shalat. Jika ini terjadi, ia mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat, maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.
Wahai Muhammad, demi yang menciptakanku jika aku berdusta maka Allah akan menjadikan aku debu. Bagaimana mungkin engkau bisa bergembira dan bangga dengan umatmu sementara seperenam dari mereka kukeluarkan dari islam?
Nabi saw : Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?
Iblis : Ada 10 macam.
Nabi saw : Apa saja itu?
Iblis : Pertama
Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia. Allah mengizinkan. “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka. (Tetapi) tidaklah janji setan kecuali itu semua tipuannya” (QS. Al-Isra: 64). Aku akan makan dari harta yang tidak dizakatkan. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba. Kumakan juga dari makanan yang tidak dibacakan atas nama Allah.
Kedua
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan (bersetubuh) dengan istrinya tanpa berlindung kepada Allah. Setan akan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.
Ketiga
Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan yang berjalan bukan untuk tujuan yang halal.
Keempat
Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
Kelima
Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.
Keenam
Aku minta agar Allah menjadikan syair (dari penyair) sebagai Qur’anku.
Ketujuh
Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
Kedelapan
Aku minta agar Allah memberikanku saudara, yaitu orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat. Allah berfirman
“Orang-orang yang boros adalah saudara-saudara syaithan.” (QS. Al-Isra: 27)
Kesembilan
Wahai Muhammad, aku minta agar Allah mambuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku (dengan seizin Allah SWT, hanya sebagian dari mereka yang melihatku).
Kesepuluh
Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, “silahkan”, dan aku bangga dengan kemampuan tersebut hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.
Wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang. Aku hanya bisa mambisikkan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun! Sebagaimana dirimu, kamu tidak dapat memberi hidayah sedikitpun. Engkau hanya Rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Bahkan engkau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara hidupnya.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Sementara orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.
Nabi saw berkata:
“Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati Allah” (QS. Hud: 118-119)
“Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS. Al-Ahzab: 38)
Iblis : Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan tinta pena telah lama kering. Mahasuci Allah yang telah menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka jahanam. Aku ini si celaka yang terusir. Inilah yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong.
sumber : http://carauntuk.com

Sabtu, 07 April 2012

Tasawuf Dunia Yang Terbuka


Pada acara Silaturahmi Da’i yang diselenggarakan Surau Baitul Amin Sawangan, 14-15 Pebruari 2009 lalu, hadir seorang narasumber dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Beliau adalah Dr. Asep Usman Ismail, M.A., dosen tetap Fakultas Dakwah dan Komunikasi (UIN) Syarif Hidayatullah. Seusai menyampaikan materi berjudul "Memahami Dakwah Sufistik" pria kelahiran Sukabumi, 20 Juli 1960 ini menerima permintaan Mozaik Surau untuk wawancara. Berikut petikan wawancara dengan pengamal Tarekat Qadiriyah Naqsabandiyah (TQN) di Suryalaya, Jawa Barat ini

Bagaimana menjelaskan posisi tasawuf dalam Islam?

Tasawuf menurut hemat kami, esensi ajaran Islam. Karena tasawuf berbicara tentang bagaimana seorang muslim bisa mensucikan jiwanya. Kesucian jiwa itu sangat mendasar, karena setelah jiwanya suci seorang muslim bisa meninggalkan perbuatan dosa, meninggalkan yang diharamkan, dan meninggalkan yang dimakruhkan. Semua itu kalau hanya didekati secara rasio tidak bakal terjadi, karena yang mampu menggerakkan jiwa hanyalah jiwa yaitu jiwa yang bersih.

Sebagai contoh perintah Al-Qur’an untuk makan dan minum yang halal dan baik, tidak mungkin bisa dilaksanakan kalau kecenderungan orang itu tidak suka kepada kesucian. "Hallalan Thoyibah" itu artinya suci dan bersih. Tidak mungkin orang bisa melepaskan kebiasan minum-minuman keras, kebiasaan untuk makan yang diharamkan, kebiasaan melakukan tindakan kedzoliman, kalau : Satu, kalbunya tidak bersih. Yang kedua, mungkinkah orang bisa shalat khusuk sementara dia hidup dengan makanan-minuman yang diperoleh dengan haram serta diharamkan oleh Allah?

Oleh sebab itu Al-Qur’an mengingatkan dalam surat Al Baqarah ayat 74. Kalbu kalian bisa jadi keras setelah kalian berbuat maksiat. Kalbu itu seperti batu bahkan lebih keras dari batu. Mengapa? Karena satu suap makanan yang diperoleh dengan haram sama dengan menggoreskan titik hitam ke dalam kaca yang bersih dan jernih.

Sekali minum-minuman keras menimbulkan satu goresan. Belum lagi dari mata, dari tangan, lewat ucapan/lidah, kalau tidak dibersihkan lewat tazhiyatun nafsih maka akan terjadi penumpukan beberapa titik, gumpalan-gumpalan dan membeku.

Pembekuan kalbu itulah yang secara rohani ibarat seperti batu. Apa akibatnya? Akibatnya adalah ; berilmu tapi tidak diamalkan, peringatan ditolak, nasehat tidak didengar, suara hati menjadi pelan. Orang menjadi tidak punya nurani, tidak mendengarkan nurani, tidak mempertimbangkan masukan dari luar, dia menjadi egoistik dengan kepentingan dirinya. Oleh sebab itu tasawuf sangat diperlukan sebagai esensi Islam.

Yang kedua, saya ingin memberikan data kualitatif kalau ayat suci Al-Qur’an itu sekitar 6.300-an. Ayat Al-Qur’an yang menyangkut fiqih sekitar 550 ayat, yang berkenaan dengan keimanan itu sekitar 950 ayat. Itu kalau dijumlahkan baru 1.500, sisanya 4.500 atau mungkin lebih itu berbicara tentang bagaimana orang bisa bertaubat, bersyukur, ikhlas, khusuk, tawakal. Itu semua ada dalam tasawuf.

Memang, nama tasawuf belum dikenal pada zaman Nabi. Namun substansi tasawuf itu taubat, sabar, tawakal, bersyukur, ikhlas, khusuk, kerjasama, ukhwah. Itu semua adalah ajaran tasawuf dan ajaran akhlakul. Begitu kira-kira gambarannya.

Kalau begitu belajar tasawuf kemudian mengamalkannya itu wajib bagi muslim?

Persoalannya begini, mungkinkah orang bisa mencapai kesucian hati kalau tidak ada metodeloginya? Lalu ada orang berpandangan "OK, bisa!" Baik silakan. Tetapi kalau ada orang yang berpandangan "Wah saya tidak bisa kecuali harus pakai metodelogi". Maka metodelogi ini sesuai dengan kaidah unsur fiqih. "Al amru bil amri bi saih al amri bi wa sahili", Memerintahkan sesuatu berarti perintah untuk mewujudkan media. Orang kalau dengan tarekat ini bisa menjadi lebih baik, lebih bersih, lebih jernih, lebih bening --dan itu unsur pokok dalam agama -- maka tasawuf atau tarekat menjadi wajib.
Tentang pandangan negatif atau penilaian bid’ah segala macam terhadap tasawuf, sumbernya dari mana?

Tasawuf ini dunia yang terbuka. Karena tasawuf intinya adalah dunia spiritual dan spiritualitas itu adalah universal, maka konsep universal kerohanian itu ada di mana-mana. Hindu punya konsep tentang kerohanian. Budha punya konsep kerohanian. Kristiani, Yahudi, Genostik, bahkan pengamal kearifan dan filosof, punya konsep kerohanian. Semua ini seperti samudra yang luas. Lalu orang memandang itu pengaruh eksternal dalam tasawuf (Islam), karena itu tasawuf dikatakan unsur baru di dalam islam. Bid’ah itu unsur baru di dalam islam yang tidak ada konteksnya dengan sumber Al-Qur’an dan Sunnah.

Namun cara pandang seperti ini sesungguhnya tidak lengkap. Yang lengkap adalah, unsur baru memang ada, namun unsur yang asli dari Al-Qur’an juga ada. Tapi apabila nyata-nyata tasawuf itu mengikuti unsur luar dan tidak sesuai dengan Al-Qur’an, maka tasawuf itu adalah tasawuf negatif.

Mestinya yang diambil adalah yang sesuai dengan asli dari Al-Qur’an, tetapi kita bisa menerima apapun juga dari dunia luar asal sejalan dengan pakem atau konsep dasar dalam Al-Quran. Konsep dasar dari Al-Qur’an adalah Allah itu bisa didekati.

Bagaimana cara mendekatinya adalah dengan shalat, dzikir, dengan do’a. Sementara dalam Hindu dan Budha adalah dengan cara meninggalkan kehidupan duniawi, cara seperti itu bertentangan dengan prinsip dasar dalam Al-Qur’an. Di sinilah titik temu dari pertanyaan tadi, bahwa ada yang menilai bid’ah atau apriori terhadap tasawuf karena keterbatasan ilmu dan wawasan.

Kita sepakat, kalau hanya mengambil unsur luar Islam yang tidak memakai kerangka Al-Qur’an itu bid’ah dan memang harus kita tolak. Sebaliknya, bila tasawuf ini muncul sebagai mutiara-mutiara dari Al-Qur’an yang kemudian dilengkapi dengan unsur luar yang positif dan sesuai dengan jiwa Al-Qur’an, mengapa tidak dikembangkan? Saya kira begitu.

Benih-benih tasawuf telah tersebar dan bersemayam di dada para Sahabat di saat masih ada Rasulullah. Bisa dijelaskan lebih rinci?

Pada Masyarakat Madinah ada yang disebut ahlu sufa, yakni para sahabat yang tinggal di masjid, beri’tikaf, kalau shalat berjamaah di masjid selalu di awal waktu, karena sudah tua dan hambatan fisik mereka menetap di masjid. Kelompok ini dinilai pengamat sebagai cikal bakal kehidupan tasawuf.

Tetapi jangan lupa mereka ini adalah para pejuang. Mereka ini betul hidup secara kerohanian dan dijamin kehidupan sosialnya oleh Nabi yang diambilkan dari baitul maal. Tapi mereka masih peduli dan tanggung jawab terhadap urusan umat dengan cara pertama, menjadi konsultan.

Contohnya ketika Rasulullah mengangkat Usamah menjadi panglima, Beliau menganjurkan untuk bertanya ke pada ahlu sufa bagaimana penguasaan terhadap medan, tentang strategi perang, dan lain-lain sebelum berangkat.

Yang kedua, mereka menjadi pembuka langit. Ketika Rasulullah mengirim pasukan untuk berperang mereka diminta untuk membantu doa (doa dalam Al-Qur’an adalah bagian daripada peduli dan tanggung jawab). Dan yang ketiga, mereka menjadi kekuatan inti untuk sebagai simbol kekuatan Islam sehingga dalam ayat Al-Qur’an

"Orang-orang awam menyangka mereka itu orang kaya. Karena mereka itu sangat memelihara dirinya, mereka tidak mau meminta, merengek-rengek. Apalagi meminta secara paksa."

Nah kehidupan ini ada di zaman Nabi bahkan Beliau memberikan dukungan. Singkatnya secara historis substansi tasawuf ada pada perilaku Nabi dan sahabatnya. Nama atau istilah ‘tasawuf’ sendiri memang munculnya tahun 101 Hijriyah -- Nabi wafat tahun 11 Hijrah.

Jadi, poinnya, di zaman Rasulullah belum dikenal istilah tasawuf namun nabi dan sahabatnya telah mempraktekkan perilaku tasawuf. Di zaman kita banyak orang yang mengaku sufi namun kadang-kadang mereka tidak mencerminkan jiwa Al-Qur’an atau akhlak Nabi. Itulah yang menyebabkan orang-orang berkesimpulan bahwa tasawuf itu negatif.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa cikal-bakal tasawuf muncul sebagai sebuah gerakan kritik dan perlawanan terhadap penguasa/ke-khalifahan waktu itu yang bergaya hidup bermewah-mewahan...

Saya kira itu benar, karena Khulafaur Rasyidin yang berkuasa selama 30 tahun sejak Abu Bakar menjadi khalifah dan Ali bin Abi Thalib mengakhiri jabatan pada tahun 662 mereka menciptakan Khilafah Rashidah, yaitu kepemimpinan yang Bani Abbas (750), saat itu terjadi pergeseran mentalitas. Salah satunya Mu’awiyah sendiri berkantor di bangunan mewah bekas peninggalan Gubernur Jenderal Romawi di Damaskus. Para khalifah menguasai lahan dan tanah yang luas. Hal ini membuat mereka bergeser dari akhlak Islam yang sederhana, karimah, dan penuh keteladanan kepada perilaku sebaliknya.

Kondisi ini mengundang keprihatinan sahabat dan tabi’in. Salah satu tabi’in yang vokal adalah Hasan Al Basri lahir di Madinah sepuluh tahun setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Beliau mengajak umat untuk kembali kepada akhlak Nabi, menulis surat kepada penguasa untuk mewujudkan hidup yang sederhana yaitu dengan memakai jubah yang terbuat dari bulu domba (wol) kasar sebagai simbol kesederhanaan. Maksudnya, menyadarkan pejabat dan rakyat bahwa kita perlu mewujudkan kembali kesederhanaan yang diperlihatkan para Khulafaur Rasyidin dan sahabat-sahabat utama. Maka tasawuf berasal dari gerakan zuhud yang dihubungkan dengan wol kasar yang terbuat dari bulu domba, padahal ini sebagi simbol dan media kesederhanaan.

Begitu ini berhasil ada yang tetap mempertahankan pakaian yang sederhana ini sebagai simbol ketasawufan dan ada yang berpikir bahwa ini adalah sebagai media saja untuk menyadarkan pejabat yang jauh dari kesederhaaan. Intinya tasawuf adalah gerakan moral untuk mengembalikan tatanan negara dan umat pada akhlak yang mulia. Maka para pengamat menyimpulkan tasawuf adalah zuhud.

Kritik bukan dari kaum sufi saja, ada dua kritik lain tapi gagal. Misalnya dari Ali Hanafiah dari sisi Akidahnya. Karena Mu’awiyah punya pandangan bahwa Tuhan yang menakdirkan saya menjadi khalifah. Dengan alasan yang sama Mu’awiyah ‘membela’ anaknya Zahid yang berperilaku tidak baik, suka minum-minum, main wanita tapi ‘ditakdirkan’ Tuhan jadi khalifah. "Kalian tidak bisa mengkritik karena ini kehendak mutlak Tuhan". Hal ini melahirkan pandangan Urji’ah atau Jabariah bahwa Tuhan lah yang mutlak sepenuhnya yang berkuasa (Jabariah), Urji’ah (tidak bisa dinilai sekarang nanti saja di akhirat).

Lalu Ali Hanafiah putra Sayyidina Ali mengatakan ‘tidak’, di sini pun harus diwujudkan kebenaran itu dan manusia pun bertanggung jawab. Pemikiran ini melahirkan paham Qodariyah. Kritik ini hanya menjadi wacana ilmu tidak berhasil menyadarkan Bani Umayyah. Ini kritik intelektual.

Kritik berikutnya datang dari Abdullah bin Jubair yang berpendapat Bani Ummayyah tidak bisa ditundukkan dengan cara intelektual, beliau mengusulkan boikot dengan gerakan oposisi. Maka beliau memproklamirkan diri sebagai khalifah dengan daerah kekuasaan di Mekkah.

Hampir separuh Bani Umayyah itu berada di tangan Abdullah bin Jubair. Salah satu pukulan paling besar bagi Bani Umayyah adalah mereka tidak bisa pergi haji karena Mekkah dikuasai oleh golongan oposisi. Dan hal ini berlangsung selama 18 tahun.

Lalu kemudian Bani Umayyah membangun Ka’bah alternatif di Jerusalem yang jadi kubah tersohor kubah batu emas itu di atas batu tempat Nabi mi’raj. Tetapi tidak ada orang yang menerima karena semua sepakat tempat melaksanakan ibadah haji itu adalah di Baitullah. Akhirnya Bani Umayyah menyelesaikan oposisi ini dengan tindakan militer dengan membunuh Abdullah bin Jubair. Setelah terbunuh kepala Abdullah bin Jubair digantung di Ka’bah selama 7 hari 7 malam. Jadi dengan gerakan intelektual gagal, dengan gerakan boikot gagal, yang berhasil menyadarkan dengan gerakan tasawuf.

Maka ketika kita mengalami krisis di zaman modern coba pengalaman sukses Hasan Al Basri bisa diulang kembali menyadarkan pejabat, menyadarkan koruptor, menyadarkan siapa saja kepada kesucian. Dengan konsep dakwah yang diperluas. Jangan kepada orang pintar saja, jangan kepada orang awam saja, tetapi kepada siapa saja seluruh umat manusia.

Sumber: Surau Baitul Amin

Jumat, 06 April 2012

Ini Anak Siapa Kamsuy...


Banyak anak banyak rezeki. Masih relevankah pepatah nenek moyang kita itu? Tentu saja menjadi masuk akal kalau rezeki itu melimpah karena memang dicari dengan sekuat urat dan tenaga. Artinya rezeki itu datang tak semata mengandalkan dari anak yang banyak. Walau pun kita faham benar bahwa rezeki setiap anak itu telah diatur oleh Yang Maha Kuasa.

Namun bagaimana pun juga banyak anak memiliki konsekuensi logis tersendiri. Misalnya berupa beban ekonomis yang tinggi. Banyak anak berarti semakin banyak tanggung jawab yang harus dipikul. Anak perlu mendapat tempaan kesehatan, pendidikan dan akhlaq yang baik. Tentu saja, agar kehadirannya kelak menjadi manusia mandiri, bermoral baik dengan kompetensi yang mumpuni. Namun konsekuensinya, ya itu tadi, butuh fulus tak sedikit.

Yang harus dihindari karena banyak anak harus terpaksa korupsi. Uang hasil korupsi tak akan membawa kemanfaatan dan kemaslahatan bagi anak, tapi justru mengotori darah dagingnya. Jangan biarkan keluarga kita darahnya menjadi berwarna "hitam" akibat mengkonsumsi makanan yang haram dari hasil korupsi atau kecurangan lainnya.

Banyak anak banyak rezeki dapat dimengerti, manakala semua anak yang dibesarkan itu telah berhasil mandiri. Apalagi ketika kemampuan ekonomi anak2 sudah mapan bahkan berlimpah, maka yang akan memberi pertolongan pertama pada orang tua kelak, pastilah anak-anak. Betul kan?

Tapi persoalanya menjadi kompleks kalau punya anak seperti pada foto kali ini. Coba saja simak, anak kucing saja tak sebanyak itu. Yang menjadi pertanyaan, anak itu dapat darimana yaakkk...Terus dari berapa istri tuch...

Tapi, ah, rasanya ga perlu berpikir jlimet yang berakibat kita jadi pusing sendiri. Kenyatannya, si Kamsuy, tampaknya ga pusing-pusing amat. Malah hepi-hepi saja tuch ngasuh anak sebanyak itu...hehehe...//kgm

Selasa, 03 April 2012

Telkom Raih Pendapatan Rp 71,3 Triliun


Telkom mencapai kinerja keuangan yang cukup memuaskan sepanjang 2011, dengan meraih pendapatan Rp 71,3 triliun, atau naik 3,8% dibandingkan pendapatan 2010.


Beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan pendapatan tersebut adalah meningkatnya pendapatan Telkomsel pada 2011 yang mencapai Rp 48,73 triliun (6,90%) sejalan dengan pertumbuhan pelanggan seluler pada 2011 yang mencapai 107 juta (naik 13,8%), dan meningkatnya pendapatan data, internet & layanan teknologi informasi pada 2011 yang mencapai Rp23,92 triliun (naik 20,80%).

Pertumbuhan ini dikontribusikan oleh pendapatan layanan broadband sejalan dengan peningkatan pelanggan Speedy, Flash, dan BlackBerry dari Telkomsel. Melihat kecenderungan layanan data yang terus meningkat, pendapatan yang akan diperoleh dari layanan ini pada waktu mendatang diharapkan akan memberikan kontribusi berarti terhadap pertumbuhan pendapatan Telkom Group.

Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah, mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut menyiratkan selalu adanya pertumbuhan positif atas kinerja Telkom di tengah-tengah persaingan yang semakin tajam. Kompetisi yang semakin ketat tersebut justru mendorong berbagai inovasi di dalam segmen layanan yang diberikan oleh operator telekomunikasi terbesar di negeri ini, seperti lahirnya produk Internet Protocol Television (IPTV) dengan brand Groovia TV dan layanan pengiriman uang (remittance) dengan brand Delima.

Selain itu, pada tahun ini (2012) Telkom dapat menyelesaikan audit Laporan Keuangan 2011 pada Maret 2012, sama dengan tahun lalu sehingga ini merupakan pencapaian positif selama dua tahun berturut-turut.

Pada 2011, Telkom mengimplementasikan untuk pertama kalinya audit berbasis International Financial Reporting Standards (IFRS). ”Tentu ini merupakan tantangan tersendiri melaksanakan IFRS pada 2011, satu tahun lebih awal dari jadwal yang ditetapkan oleh DSAK-IAI yang menetapkan selambatnya harus dilaksanakan pada 2012,” demikian papar Direktur Keuangan Telkom, Sudiro Asno.


Kinerja Operasional Menguat

Data operasional menunjukkan peningkatan yang menggembirakan, yaitu untuk pelanggan telephony pada 2011 mencapai jumlah pelanggan 129,86 juta, naik 7,8% dibandingkan 2010 (120,47 juta), dengan rincian sebagai berikut: Jumlah pelanggan seluler pada 2011 mencapai 107,02 juta, naik 13,8% dibandingkan 2010; Jumlah pelanggan wireline (telepon kabel) 2011 mencapai 8,60 juta (naik 3,6%); Jumlah pelanggan Flexi sebanyak 14,24 juta (turun 21,60%).

"Khusus mengenai penurunan pelanggan Flexi, dapat dijelaskan bahwa kami memang melakukan terminasi terhadap pelanggan tidak produktif yang di evaluasi setiap akhir tahun. Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan Flexi maka pada Oktober 2011, Telkom menggelar layanan broadband mobile dengan teknologi Evolution Data Optimized (EVDO) yang mendapat sambutan positif dari pelanggan. Dalam kurun waktu sekitar tiga bulan hingga akhir 2011 tersebut, jumlah pelanggan EVDO sudah mencapai 44 ribu,” kata Rinaldi.

Sementara itu, untuk pelanggan broadband, jumlahnya tumbuh signifikan. Pada 2011 mencapai 10,47 juta, tumbuh 63,40% dibandingkan 2010 (6,41 juta), dengan rincian sebagai berikut: Jumlah pelanggan Speedy pada 2011 mencapai 1,79 juta (naik 8,50%) dibandingkan tahun 2010; Jumlah pelanggan Flash pada 2011 mencapai 5,53 juta (naik 45,70%); Jumlah pelanggan BlackBerry mencapai 3,15 juta (naik 226,40%).

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan, pada 2011 Telkom Group juga menambah Base Transceiver Station (BTS) untuk Telkomsel dan Flexi menjadi 49.461 unit yang mencakup 42.623 unit BTS Telkomsel dan 6.838 unit BTS Flexi, meningkat 17,20% dibanding 2010. Dari total BTS tersebut, terdapat BTS 3G Telkomsel sebanyak 9.509 unit dan BTS Flexi berteknologi EVDO sebanyak 1.123 unit.


Biaya Pendi dan Biaya Ekstra Lainnya

Pada saat yang sama Telkom juga membukukan biaya ekstra (non-recurring) sekitar Rp 1,57 triliun yang terdiri atas: (i) Biaya non-kas ekstra sebesar Rp 779 miliar, yaitu untuk impairment aset sebesar Rp 563 miliar dan percepatan depresiasi sarana pendukung serta modernisasi jaringan Telkomsel sebesar Rp 216 miliar; (ii) Biaya kas ekstra sejumlah Rp 794 miliar dikeluarkan untuk mendanai program Pensiun Dini (Pendi) sebesar Rp 629 miliar yang diikuti oleh 762 karyawan dan penyesuaian kompensasi serta manfaat pensiun karyawan Telkomsel sebesar Rp 165 miliar.

Setelah memperhitungkan biaya kas ekstra, Perseroan membukukan Earning Before Interests, Taxes, Depreciation and Amortization (EBITDA) sebesar Rp 36,56 triliun pada akhir 2011. Jika tanpa memperhitungkan biaya kas ekstra, EBITDA mencapai Rp 37,35 triliun (tumbuh sebesar 1,40%).

"Sedangkan laba bersih Perseroan setelah adanya biaya ekstra menjadi Rp 11 triliun. Jika tanpa memperhitungkan biaya ekstra sebesar Rp 1,57 triliun, laba bersih Perseroan mencapai Rp 12,10 triliun atau tumbuh 6,90% dibanding tahun lalu,” kata Sudiro Asno. ***red03/Portal/Telkom

Minggu, 01 April 2012

Jalani hidup, lihat Ke bawah, tetap bersyukur...


Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Lihatlah orang yang berada di bawahmu dan jangan melihat orang yang berada di atasmu karena hal itu lebih patut agar engkau sekalian tiak menganggap rendah nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu.” Muttafaq Alaihi.

Penjelasan para ulama bahwa hadits ini sebagai tuntunan bagaimana kita menyikapi kehidupan dalam urusan dunia terkait status sosial. Misalnya seorang yang hanya memiliki sepeda motor maka dia dianjurkan untuk melihat kepada orang yang hanya memiliki sepeda atau tidak memiliki kendaraan sama sekali. Atau orang yang memiliki rumah terhadap orang yang hanya mampu mengontrak. Atau orang yang sehat terhadap orang yang sakit dan seterusnya. Jika membiasakan diri untuk melihat ke bawah diharapkan diri kita akan selalu merasa bersyukur kepada Allah. Kita akan selalu merasa cukup.

Akan tetapi hadits ini bukan berarti kita dilarang untuk menjadi kaya atau memiliki sesuatu yang dihalalkan seperti kendaraan, rumah, dan lain sebagainya. Bahkan jika mampu, justru lebih baik lagi. Karena dengan memiliki kekayaan, kita berpeluang untuk bersedekah lebih banyak.

Dalam hadits Rasulullah dikatakan yang artinya,

Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya. (HR. Ahmad).
Sementara jika kemiskinan yang menimpa seorang hamba yang tidak bersyukur justru dikhawatirkan akan membuat dia menjadi kufur karenanya. Ini disinyalir Rasulullah dalam hadits yang artinya,
Hampir saja kemiskinan berubah menjadi kekufuran”. (HR. Ath-Thabrani)

Kalau saja semua manusia di dunia ini memiliki rasa syukur yang dalam dan selalu merasa cukup atas apa yang Allah anugerahkan kepadanya, Insya Allah kita tidak akan melihat pencurian, perampokan, penipuan, korupsi dan kejahatan-kejahatan lainnya. Karena semua orang akan selalu merasa cukup dan bersyukur atas nikmat yang Allah berikan meskipun dalam kacamataorang lain itu masih kurang.

Namun kenyataan berbicara bahwa masih banyak manusia yang tidak bersyukur. Orang kaya semakin mengejar kekayaan tanpa memikirkan nasib orang-orang miskin disekitarnya. Seakan harta tidak ada cukupnya. Karena tidak ada rasa syukur maka Allah menjadikan mereka semakin haus akan harta dan dunia. Apapun mereka akan lakukan untuk mendapatkannya walaupun dengan cara-cara yang tidak halal. Padahal dalam Al Qur’an Allah berfirman yang artinya,

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (Surah Ibrahim ayat 7).

Begitupun orang-orang miskin yang tidak memiliki pemahaman agama yang bagus, mengambil jalan pintas dengan merampas, mencuri dan merampok harta yang tidak halal baginya. Mereka yang jauh dari agama akan semakin beringas dan sengsara hidupnya. Orang-orang seperti ini digambarkan Rasulullah dalm hadits yang artinya,

Kesengsaraan yang paling sengsara ialah miskin di dunia dan disiksa di akhirat.”(HR. Ath-Thabrani dan Asysyihaab)

Alangkah malangnya jika kehidupan kita di dunia sudah menderita, di akhirat lebih menderita lagi. Dan betapa indahnya jika apa yang telah Allah anugerahkan kita selalu disyukuri dan merasa cukup atasnya. Sehingga kita tidak akan merasa berat untuk berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan. Apapun kemampuan yang bisa kita berikan, maka berikanlah. Sekecil apapun, itu akan dicatat sebagai Amal Jariyah. Rasulullah bersabda yang artinya,

”Tiap muslim wajib bersodaqoh. Para sahabat bertanya, “Bagaimana kalau dia tidak memiliki sesuatu?” Nabi Saw menjawab, “Bekerja dengan ketrampilan tangannya untuk kemanfaatan bagi dirinya lalu bersodaqoh.” Mereka bertanya lagi. Bagaimana kalau dia tidak mampu?” Nabi menjawab: “Menolong orang yang membutuhkan yang sedang teraniaya” Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi menjawab: “Menyuruh berbuat ma’ruf.” Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi Saw menjawab, “Mencegah diri dari berbuat kejahatan itulah sodaqoh.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Wallahu ‘alam.
(Sumber: Blog Putra Danau)

Tanda Husnul Khatimah dan Su'ul Khatimah

Apa saja tanda husnul khatimah dan su’ul khatimah?  Pertama: Mengucapkan kalimat syahadat saat akan meninggal Dari Mu’adz bin Jabal radhiyal...