Kamis, 15 Januari 2009

Kalau Manula Belajar Geometri

Di kelas Taman MANULA (Manusia Lanjut Usia), Ki Semprul kebingungan dan nongkrong di depan papan tulis lebih setengah jam, lantaran ga bisa ngerjain tugas geometri alias ilmu ukur ruang yang diberikan gurunya.

Ki Guru: "Ki Semprul, sekali lagi coba masa ga bisa gambar segitiga sama kaki!"
(Ki Semprul berpikir lagi campur melongo seraya melihat langit2 kelas yang bolong2)

Ki Semprul : "Pak Guyu (maksudnya pak guru, maklum sudah ompong) beney, sumpah, saya nggak bisa gambay segitiga sama kaki pak!"

Ki Guru : "Lho, tadi waktu dijelasin kemana saja. Kan tadi sudah diterangkan bagaimana cara menggambarnya."

Ki Semprul : "Iya, pak Guyu! Tapi saya tetap gak bisa gambay segitiga sama kaki. Tapi kalau gambay segitiga sama tangan, Insyaalloh saya bisa pak Guyu."

Ki Guru : ^&*!!%$??&!!

===n425

Pesan Mutiara: "Kita sering berpikir terlalu sempit, seperti katak di dasar sumur yang mengira langit itu hanya sebesar lubang atas sumur. Jika katak itu muncul ke permukaan, dia akan melihat pemandangan yang berbeda.” (Mao Tse-Tung (1893–1976), tokoh terkemuka China.)