Rabu, 14 Januari 2009

Ki Pentil Marah: Siapa yang paling tolol...


Ki Pentil adalah guru matematika mantan Pengurus SEKAR. Suatu hari  datang ke kelas dengan wajah lusuh dan mata merah. Bukan karena habis ronda, begadang nonton bola alias kurang tidur. Ia memang sedang marah lantaran hasil ulangan murid-muridnya pada jeblok. 

Ia merasa mengapa muridnya tolol semua. Dengan suara geram dan gigi gemerutuk, ia pun mulai menginvestigasi muridnya.

Ki Pentil: "Kalian tahu, hasil ulangan kalian pada jeblok semua bahkan ada yg paling tolol  dengan nilai nol. Siapa coba diantara kamu yang merasa paling tolol di kelas ini berdiri!!!"

(Murid-murid tak ada yang berani berdiri)

Ki Pentil : "Siapa yang merasa paling tolol berdiri!!!"

(Murid-murid diam pada ketakutan)

Ki Pentil : "Sekali lagi siapa yang merasa paling tolol berdiri, cepaaaat!!"

(Tiba-tiba Ki Semprul berdiri)

Ki Pentil: "Jadi benar kalau kamu merasa yang paling tolol di kelas ini?"

Ki Semprul: "Bukan begitu pak, soalnya saya tidak tega pak Guru berdiri sendiri!"

====(*kangnana)

Pesan moral: "Dalam mengajar, Anda tidak bisa melihat hasilnya dalam satu hari kerja. Mungkin hasilnya baru kelihatan 20 tahun kemudian.” (Jacques Barzun, pendidik Prancis)