Rabu, 14 Januari 2009

Musibah Lima Anggota Sekar


Alkisah pada peringatan May Day atau Hari Buruh Sedunia yang jatuh tanggal 1 Mei, ada sejumlah anggota organisasi perserikatan yang berdemo di depan Gasibu. 

Demo dimeriahkan hiburan band yang diketahui personilnya dari anggota Sekar Telkom. Namun apes selesai manggung kelima personil band itu ditangkap dan digiring Aparat. Mereka digelandang oleh aparat berwajah seram dan berpakaian preman.

Tak jelas apakah itu dari Kepolisian, ABRI atau mungkin BNN. Dari yang ditangkap itu termasuk 5 orang dari anggota SEKAR, mereka adalah Ki Soma, Ki Sobat, Ki Guru, Ki Yus dan Ki Gempur. Saat akan dimasukkan ke dalam mobil untuk dibawa ke markas besar di daerah Kodam III Siliwangi Bandung, seorang wartawan bertanya pada petugas :

Wartawan : "Ada apa dengan lima orang anggota Sekar itu pak....?"

Petugas : "Mereka berlima terkena kasus serius yang dikategorikan cukup fatal." 

Wartawan : "Pencurian....?"

Petugas : "Bukan..."

Wartawan : "Teroris atau Demo tanpa ijin....?"

Petugas : "No..no..bukan..bukan..".

Wartawan: "Oh, kasus narkoba atau upal (uang palsu) ya?"

Petugas: "Bukan juga sih.."

Wartawan : "Jadi kena masalah apa hingga mereka dicokok...?"

Petugas : "Mereka berlima mengaku dan tetap ngotot sebagai personil band Radja."

Wartawan :.................??????????????? (*Wah...bener2 parah...!!!!)

*(kangnanas)

Pesan moral : "Kecerdasan tanpa ambisi bagaikan seekor burung tak bersayap” (Salvador Dalí (1904–1989), pelukis Spanyol).