Selasa, 03 Februari 2009

Profile: Wartono Purwanto

Catatan: Wartono Purwanto, Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) SEKAR Periode 2007-2010 terpilih melalui Munas III Sekar. Orang yang akrab dipanggil Ipung ini sejak awal konvensi diprediksi akan menempati posisi puncak di SEKAR. Ada sisi-sisi dimana beliau memang paling ideal menempati tampuk pimpinan SEKAR. Nah, mari kita simak, siapa dia dan mau dibawa kemana SEKAR ini. Quo Vadis DPP Sekar?.

Sekaris berkumis tebal ini selain alumnus S-1 Teknik Informatika UGM Jogja (1990) juga alumnus S-2 Iinformation Technology Engineering dari Royal Melbourne Institute of Technology, Australia (1999). Orang yang kerap dipanggil Ipunk ini memiliki Visi yaitu : Kesejahteraan Karyawan yang Otomatis.

Sedangkan misi yang akan diemban SEKAR ke depan. Pertama, SEKAR harus tetap sebagai wahana perjuangan dengan tetap mengedepankan harmonisasi. Kedua, SEKAR harus memiliki Road Map & Fundamental yang jelas menuju 2010. Ketiga, SEKAR harus menjadi Role Model Serikat Pekerja di Indonesia.. Dan Keempat, SEKAR harus memiliki Master Plan.

Ketika ditanya kiprah SEKAR sleama tujuh tahun (2000 – 2007). Dia mengatakan bahwa tahun-tahun itu merupakan tahun penuh perjuangan & eksistensi. Jika dikelompokkan ada tiga jenis perjuangan. Pertama, Perjuangan utama untuk karyawan, sehingga keberadaannya benar-benar mampu sebagai Wadah persatuan & kesejahteraan karyawan (PKB, CBHRM); Membangun saluran komunikasi dan budaya demokrasi; Serta sebagai Konsultasi dan advokasi.

Kedua, Perjuangan utama untuk perusahaan, yakni berupaya mempertahankan sawah ladang perusahaan (buy out Divre III, pembelian Divre IV, kode akses, peninjauan kembali SKTT ), termasuk juga perjuangan dalam kerangka Implementasi GCG. Sedangkan yang ketiga perjuangan untuk eksistensi dilakukan melalui berbagai wahana, seperti Munas, Rakernas, Muswil, Musda, Rakerda. Membangun metworking dengan berbagai lembaga dan pihak strategis serta Federasi BUMN strategis.

Sedangkan untuk tahun 2007 – 2010 dinilai sebagai tahun membangun harmoni, yakni : Harmoni untuk memenangkan persaingan : Back to basic: fokus dalam pengelolaan organisasi secara profesional dan elegan. ; Sekar sebagai role model. ; Stagnasi pertumbuhan bisnis Telkom unconsolidated. ; Konflik kepentingan Sekar – Manajemen. ; Tekanan regulator yang kurang bersahabat. Kebersamaan untuk menjadi “leader”: Kepedulian terhadap kinerja perusahaan untuk mendongkrak kesejahteraan karyawan. ; Garda terdepan menyelamatkan perusahaan. ; Komitmen dan konsistensi implementasi GCG dalam persahaan. ; Mitra konstruktif Manajemen dengan program yang konkrit.

Road Map SEKAR menuju 2010 dipaparkan secara gradual dan komprehensif, yakni : KEMARIN: Terimakasih atas fondasi & prestasi yang telah diraih oleh pendahulu kami. HARI INI : Critical point bagi kita semua memilih pemimpin yang tepat pada waktu yang tepat untuk SEKAR, Karyawan 7 Perusahaan. ESOK: Mari kita songsong masa depan dengan penuh optimisme dan semangat kebersamaan untuk mewujudkan yang terbaik bagi karyawan dan perusahaan.

Tahun 2007 – 2010 Ipunk berharap SEKAR menjadi role model baik di dalam peran sebagai pengurus, anggota maupun sebagai karyawan. SEKAR harus mendorong peningkatan kinerja perusahaan dan terdepan dalam upaya peningkatan kesejahteraan karyawan. SEKAR mampu menjelma menjadi organisasi yang modern dan professional. SEKAR bertindak sebagai garda terdepan bagi kesinambungan bisnis perusahaan. SEKAR sebagai “Center of Excellent” Serikat di Indonesia. SEKAR mewujudkan model kemitraan yang konstruktif dengan Manajemen dengan memberikan kontribusi bagi kemajuan perusahaan. (*nas)