Sabtu, 31 Desember 2011

Kamsuy dan Toilet Wanita


Sewaktu Kamsuy duduk termenung di ruang tunggu poliklinik ia merasakan ada sesuatu. Sesuatu itu lama2 koq jadi sesuatu banget. Ia sepertinya merasakan ada yang tidak beres dengan "tralalanya." Ia pun mulai sadar dan baru ngeuh kalau dirinya tengah kebelet pengen pipis. 

Tanpa peduli lagi dengan panggilan suster...sreeettt  Kamsuy melesat ke toilet. Setelah bebannya lepas betapa nyaman dan plongnya. Namun di luar dugaan ketika keluar dari toilet sudah berdiri seorang ibu yang belakangan diketahui bernama Essy (bukan nama sesungguhnya) sedang bertolak pinggang dengan pandangan sinis ke arah Kamsuy.

Essy: “Heh, sampean itu bisa baca ga sich...”

Kamsuy: “Eh, ibu jangan menghina saya yah, saya ini masuk Telkom dari sarjana, gitu loh...”

Essy: “Masabodo sampean dari sarjana atow sarjono, yang saya tanya sampean bisa baca ga sich...”

Kamsuy: “Ealah, galaknya ibu ini, ya udah saya bisa baca bu, mangnya ada apa sich...??”

Essy: “Coba sampean baca yang diatas pintu itu, apa bacaannya?”

Kamsuy: (melirik ke tulisan) “To-i-let-wa-ni-ta...”

Essy: “Iya toch sampean tau kan kalo toilet ini untuk wanita?”

Kamsuy: “Iyah tau bu...”

Essy: “Terus kenapa sampean masuk toilet buat wanita?”

Kamsuy: (mulai jengkel dan menjawab sekenanya) “Eh, bu, saya tau toilet ini buat wanita, tapi harap Ibu juga tau yah, ini juga buat wanita???” (Kamsuy menunjuk ke arah sletting celana dan langsung ngeloyor pergi lagi ke ruang tunggu).

Essy : !$%#69@?? (cemberut).

====N425

Pesan moral: "Hidup tidak akan hidup jika Anda tidak membuat kesalahan.” (Joan Collins, artis Inggris)