Selasa, 13 Maret 2012

Dirut Telkom Raih Penghargaan Penggerak Kewirausahaan


JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) Rinaldi Firmansyah memperoleh penghargaan dari Kementerian Urusan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia sebagai Penggerak Kewirausahaan.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Urusan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarifuddin Hasan di SME Tower (SMESCO UKM), Kamis (8/3/2012) di Jakarta.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Rinaldi Firmansyah berkat peran aktif dan kepedulian Telkom memberdayakan usaha kecil dan menengah di seluruh Indonesia.

Rinaldi Firmansyah merupakan sosok yang sangat menaruh perhatian serta peduli terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu tecermin dari berbagai program yang dirancang Telkom untuk membina, memberdayakan, dan mengembangkan UMKM di seluruh Indonesia.

Di berbagai kota memang didirikan Telkom Small Medium Enterprise (SME) Center di berbagai kota di Indonesia, pembuatan aplikasi UKM (Business Solution for Community), pelatihan e-commerce, pendirian portal e-commerce plasa.com, program pelatihan UMKM Indigopreneur, serta kegiatan-kegiatan corporate social responsibility yang melibatkan pelaku UMKM di Tanah Air.

Ditambahkan Eddy, pada Tahun Buku 2011, sesuai amanat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, telah disetujui alokasi dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan sebesar Rp 115,53 miliar untuk program kemitraan dan Rp 115,37 miliar untuk program bina lingkungan.

Terkait pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap teknologi informasi, Telkom menyelenggarakan pelatihan teknologi informasi bagi komunitas koperasi dan pengusaha mikro, kecil, dan menengah melalui program Indigopreneur. Indigopreneur merupakan pelatihan untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi, inovasi, dan teknologi UMKM sehingga dapat mengembangkan usahanya melalui e-commerce.

Hingga saat ini sekitar 700 pelaku UMKM telah memperoleh manfaat dari program ini. Telkom juga telah melakukan pelatihan e-commerce terhadap tidak kurang dari 250 pelaku UMKM. (kompas.com)