Jumat, 08 Februari 2013

Delapan Strategi agar Pinjaman Kita Disetujui Bank


Berikut delapan strategi agar pinjaman kita bisa disetujui oleh bank menurut pakar properti Bapak Joe Hartanto :

1. Mengajukan kredit ke sebanyak mungkin Bank
Kita seharusnya jangan pernah mengajukan kredit hanya satu bank jika berkenaan dengan pinjaman untuk investasi, karena setiap bank punya kebijakan yang berbeda-beda.


Kita selayaknya menjalin hubungan dengan sebanyak mungkin bank agar peluang kita semakin besar, lagi pula dengan mengajukan kredit ke banyak bank, kita bisa membandingkan penawaran mana yang terbaik yang bisa kita ambil nantinya.

2. Ambil jangka waktu kredit bank yang paling lama. Makin lama waktu pinjaman kita, akan semakin menguntungkan, alasannya yaitu :


- Kalau jangka waktunya pendek, maka cicilannya menjadi besar dan menjadi terasa berat bagi kita, sehingga cashflow menjadi sedikit.


- Pengaruh inflasi, yaitu nilai cicilan kita semakin lama, semakin menurun walaupun angkanya sama, hal ini terjadi karena pengaruh inflasi yang semakin lama semakin tinggi.


- Nilai aset kita makin lama makin meningkat, sedangkan pokok hutang kita makin lama makin berkurang.

3. Mengetahui kemampuan kredit kita.


Analis bank akan menetapkan kemampuan membayar cicilan sebesar sepertiga dari penghasilan kita.


Misalkan, penghasilan kita 20 juta, kemudian ditambah penghasilan istri atau yang lain misalnya 10 juta, maka total penghasilan kita menjadi 30 juta setelah ditambahkan.Ini berarti kemampuan kita membayar cicilan kredit bank sebesar 10 juta perbulan (sepertiga dari jumlah penghasilan kita).

4. Ketahui harga reproduksi baru dari properti yang akan kita beli.


5. Pelajari siklus pengucuran kredit bank.


Dengan mengetahui siklus ini, kemungkinan besar kredit kita akan dicairkan, dibanding kita tidak tahu menahu tentang siklus pengucuran bank.

6. Menggunakan cashback dengan bijak.


Jika kita mendapatkan uang lebih dari pengucuran kredit bank, maka sebaiknya digunakan untuk tujuan produktif, atau kita investasikan lagi ke properti lain sehingga nantinya dapat menghasilkan keuntungan yang semakin berlipat.

7. Menjaga kepercayaan bank.


Maksudnya yaitu, kita harus menjaga nama baik kita dimata bank. Misalnya, kita jangan sampai telat membayar cicilan kredit setiap bulannya, karena dengan terlambatnya kita, maka dimata bank kita menjadi nasabah yang tidak disiplin, dan untuk jangka panjang jika kita mengajukan kredit lagi akan lebih sulit di cairkan.

8. Meminjam lagi Pinjaman pertama yang telah disetujui oleh bank akan menjadi catatan bagi kita, karena jika catatan kita baik dimata bank, maka untuk kedepannya kita bisa meminjam lagi, dan kemungkinan besar pasti disetujui oleh bank karena catatan baik ini. (Sumber PCM)