Sabtu, 05 April 2014

Kamsuy dan Guru Matematika



Kamsuy pindah sekolah. Kepindahannya, bukan karena dikenal hobi tawuran. Bukan pula karena otaknya yang rabe alias rada bego, namun juga si Kamsuy emang terkenal suka jahil pada teman2 wanitanya.


Pernah suatu waktu pada jam istirahat ngajak temen2 perempuannya untuk mentraktir mie ayam di si uwak jabrik. Waktu itu terkumpul sekitar 10 cewek. Cuman dasar si Kamsuy, sewaktu pada asyik makan mie ayam, eh, dia malah ngilang alias kabur entah kemana. Wajar saja kalo temen2nya pada nyumpahin moga dia terpeleset jatuh dan mukanya kena taik kebo.

Untuk itulah daripada ia ngendon di kelas alias gak naik kelas, ia pun pindah sekolah. Sebagai murid baru, tak urung Kamsuy dapat cerita dari Budi seorang teman barunya.

"Hey, suy, hati2 loh ma guru matematika," begitu kata Budi temen duduknya di bangku belakang. Kalo jawaban lo ngaco lo bakal digampar. Itu guru nyebelin banget suy, udah jelek, gembrot, juling, hidung pesek, jerawatnya gede2, bibir dewer pecah2, giginya bolong pula," kata temannya.

"Iyee, kalo soal itu mah gw udah tau koq," kata Kamsuy.
"Hah, tau darimana? kan lu baru masuk?" tanya temennya.
"Gw tau karena gw anaknya dongo!!," jwb Kamsuy.

Mendengar jawaban si Kamsuy, sambil menutup kepalanya dengan tangan si Budi langsung ngeloyor pergi ke tempat duduk sebelahnya yg kosong. Takut ditampol si kamsuy kali hehhe....//kgm/ki gempur mudharat/


Pesan moral: "Kenali dengan baik sahabat atau lawan bicara kita, jangan sampai keliru menyampaikan info yang justru menyinggung perasaannya karena terkait dengan kehidupan pribadinya."