Selasa, 14 Februari 2012

Kader Ketua Umum SEKAR


 Serbuuu..!!! Serbuuu..!!!,” katanya. Tidak jelas apa yang mau diserbu si dede ini. Maksudnya mungkin susu ibunya ngkali yaaakkk. 

Namun yang jelas ekspresi si dede ini sepertinya sedang meneriakan yel-yel untuk menggerakan pasukannya. Persis seperti para orator Sekar ketika demo di depan Istana Presiden karena ogah adanya merger Flexi-Esia. 

Walaupun pada kenyataannya, rekan2 kita di Flexi sedang “puyeng” lantaran menanggung beban berat revenue yang “manurung” tiada henti.

Si dede, bayi yang baru seumur jagung ini, walau wajahnya lumayan “boros” sepertinya sedang dipersiapkan bapaknya yang orang Sekar (maaf, bapaknya bukan saya loh...). Kalau tak ada aral melintang, bapaknya yang hobi demo ini berharap kelak bisa masuk Telkom (mungkin anaknya pak Rosman Nadeak nich..). Dengan begitu siapa tau dia bisa dikader di Sekar dengan puncak karir paling hebring menjadi Ketum Sekar.

Maklum, salah satu syarat untuk menjadi Ketum Sekar, ya itu tadi, harus piawai berorasi, suara lantang dengan sedikit ekspresi lumayan garang. Justru itu, si dede ini, sepertinya sedang dijadikan kelinci percobaan. Dia sedang digodok dan “diprogram” untuk menjadi seorang pemimpin. Bahkan dikondisikan sejak melek melihat alam dunia yang acakadut dan kacau suracau ini.

Nah, jadi mari kita tunggu saja 25 tahun ke depan. Itupun kalau kita panjang umur. Saat ini kita hanya bisa menduga-duga saja. Mungkin saja kelak dia akan menjadi seorang dokter kulit dan prikitiew, atau menjadi pakar jembatan gantung anti roboh, atau ahli gunung berapi kebal lahar, atau mungkin menjadi pioneer penyumbat lumpur Lapindo. Sedangkan kalau ia masuk Telkom, maka sangat mungkin ia menjadi Ketum Sekar atau bahkan Dirut Telkom. Itupun kalau Telkom-nya masih eksis...hehehe uuups...//kgm