Sabtu, 14 Januari 2012

Berburu minuman bekas Sultan HB X

Pada saat serahterima TK Sekar Kuncup Mekar dari Sekar Telkom kepada Kanjeng Sultan Hamengkubuwono X ada peristiwa cukup menarik. Entah apa alasannya yang jelas kebiasaan masyarakat Jogja juga info dari rekan2 Jogja bahwa minuman di gelas bekas Sultan biasanya menjadi sasaran perburuan untuk diambil dan diminum.

Isu yang berkembang itu cukup menjadi alasan saya untuk membuktikan kebenarannya. Selepas penandatanganan prasasti dan peninjauan gedung, Sultan pun duduk satu meja dengan Ketum Sekar Wisnu Adhi Wuryanto. Setelah ngobrol ngalor ngidul seputar penanggulangan dampak erupsi Merapi, Sultan pun mulai siap beranjak dari tempat duduk. Kru protokol dan undangan pun mulai beranjak dan mendekat Sultan.

Sayangnya saat itu meja Sultan mulai terhalang orang2 yang mulai pada berdiri. Rupanya mereka ingin berfoto bersama Sultan. Saya pun langsung menusuk masuk mendekat meja bekas Sultan. Dan bener saja dalam sekejap meja dengan beberapa gelas minuman mineral di meja Sultan itu sudah tak ada isinya. Termasuk gelas minuman bekas Ketum Sekar. Tidak jelas siapa yang punya inisiatif aneh itu.

Pada kesempatan Sultan pamitan dan kembali ke Jogja, saya pun bertanya pada Ketum.

Saya : “Bung Wisnu, apa sudah tahu ada kebiasaan kalau minuman bekas Sultan jadi rebutan?”

Wisnu : “Ya, saya tau itu dikasi tau temen2 Jogja. Saya juga merasakan ada beberapa orang yang selalu mengamati ke meja Sultan...”

Saya : “Apa bung tahu ketika bung dan Sultan beranjak dari tempat duduk menuju ke halaman TK, dalam sekejap meja dengan beberapa gelas yang saya liat masih terisi setengah, termasuk gelas bekas bung sudah kosong semua?”

Wisnu : “Wah, masa sich, saya tidak tau itu...”

Saya : “Tapi saya curiga, minuman bekas Sultan itu anda yang minum?”

Wisnu : “Hehehe...kalo soal itu no comment ochey...”==========N425

Pesan moral: "Indonesia terkenal memiliki ragam budaya yang unik. Gunakan kacamata budaya, bukan kacamata spiritual agama."