Istilah "Salafi palsu" merujuk pada kelompok yang mengeklaim mengikuti manhaj Salaf (generasi awal Islam) tetapi perilakunya bertentangan, seperti mudah mengafirkan (takfiri), membid'ahkan sesama Muslim, kaku, dan gemar memanipulasi ajaran, seringkali dikaitkan dengan paham Wahabi atau kelompok ekstrem. Mereka cenderung eksklusif dan merasa paling benar.
Ciri-ciri Salafi Palsu (Menurut Berbagai Sumber): Mudah Mengafirkan dan Membid'ahkan: Seringkali menyesatkan atau mengafirkan kelompok di luar pemahaman mereka.
Biasanya berusaha untuk memanipulasi Ajaran, seperti menggunakan label "Manhaj Salaf" untuk membenarkan tindakan yang manipulatif.
Mereka juga tergolong kaum yang sangat kaku dan eksklusif. Merasa paling benar sendiri dan tidak mau berjamaah dengan orang lain yang dianggap salah dalam ajaran mereka. Mereka juga bersikap Radikal/Ekstrem. Dalam beberapa kasus, cenderung ke arah ajaran yang membawa perpecahan.
Ada indikasi mereka pun memanipulasi kitab-kitab klasik untuk menyebarkan kebingungan di kalangan umat.
Beberapa pandangan menyebutkan bahwa Wahabi adalah kelompok yang sering berkamuflase menggunakan label "Salafi".
Mengapa Salafi Palsu?
Penting untuk membedakan antara Salaf (mengikuti ajaran ulama salaf yang benar) dan Salafi palsu yang memanipulasi ajaran untuk kepentingan tertentu
Penting untuk membedakan antara Salaf (mengikuti ajaran ulama salaf yang benar) dan Salafi palsu yang memanipulasi ajaran untuk kepentingan tertentu
Jika semua mengaku pengikut salafi tetapi paham saling bertentangan maka sebenarnya yang benar yang mana?
Dimulai dengan sebuah hadits:
Rasulullah SAW bersabda,
“Sebaik-baik manusia adalah generasiku (sahabat), kemudian orang-orang sesudah mereka (tabi’in), kemudian orang-orang sesudah mereka (tabi’ut tabi’in).”
(HR. Bukhari no. 6429 dan Muslim no. 2533 hadits ini adalah Mutawatir)
Siapakah pengikut ulama SALAF sebenarnya?
Mari kita lihat generasi generasi ulama salaf agar dapat melihatnya dengan jelas.
Mulai masa imam madzab sbb :
1) Imam Hanafi lahir:80 hijrah
2) Imam Maliki lahir: 93 hijrah
3) Imam Syafie lahir:150 hijrah
4) Imam Hanbali lahir:164 hijrah
5) Imam Asy’ari lahir: 240 hijrah
Mereka ini semua ulama Salafus Soleh atau dikenali dengan nama ulama SALAF.
Apa itu salaf
Salaf ialah nama “zaman” yaitu merujuk kepada golongan ulama yang hidup antara kurun zaman kerasulan Nabi Muhammad hingga 300 HIJRAH.
1) Golongan generasi pertama dari 300 tahun hijrah tu disebut “Sahabat Nabi” karena mereka pernah bertemu/bersama Nabi.
2. Golongan generasi kedua disebut “Tabi’in” Yaitu golongan yang pernah bertemu Sahabat nabi tapi tak pernah bertemu Nabi.
3) Golongan generasi ketiga disebut sebagai “Tabi’ut Tabi’in” yaitu golongan yang tak pernah bertemu nabi dan sahabat tapi bertemu dengan Tabi’in.
Jadi Imam Abu Hanifah (penggagas mazhab Hanafi) merupakan murid Sahabat nabi maka beliau seorang TABI’IN.
Sedaangkan Imam Malik, Imam Syafie, Imam Hanbali, Imam Asy’ari berguru dengan Tabi’in maka mereka disebut sebagai golongan TABI’UT TABI’IN.
Jadi kesemua Imam-Imam yang mulia ini merupakan golongan SALAF YANG SEBENARNYA dan pengikut mazhab merekalah yang paling layak digelar sebagai “Salafi” “Pengikut Golongan SALAF”.
Mayoritas umat islam yang masih berpegang kepada imam madzab terutama mazhab Syafie.
Inilah mazhab SALAF yang SEBENARNYA dan tidak lari dari pemahaman NABI DAN SAHABAT…
Mereka bukan ulama salaf
Sebab mereka tidak hidup di era 300 H tetapi jauh berabad abad kemudian.
Berikut ini beberapa pentolan Wahabi yg dijadikan panutan para ternaknya...
1) Ibnu Taimiyyah lahir: 661 Hijrah (lahir 361 tahun sesudah berakhirnya zaman SALAF)
2) Syaikh Albani lahir: 1333 Hijrah (mati tahun 1420 hijrah atau 1999 Masehi,lahir 1033 tahun sesudah berakhirnya zaman SALAF).
3) Muhammad Abdul Wahhab* (Pendiri gerakan Wahhabi): 1115 Hijrah (lahir 815 tahun sesudah berakhirnya zaman SALAF).
4) Syaikh Abdullah Bin Baz lahir: 1330 Hijrah (mati tahun 1420 hijrah atau 1999 Masehi, sama dengan Albani, lahir 1030 tahun sesudah berakhirnya zaman SALAF).
5) Syaikh Utsaimin lahir: 1928 Masehi (mati tahun 2001, lebih kurang 12 tahun lepas dia mati, lahir entah berapa ribu tahun sesudah zaman SALAF.
Mereka ini ulama ulama rujukan wahabi salafi yg melabelkan dirinya MANHAJ SALAF padahal hidup jauh dari era salaf.
Mereka ini semua hidup di AKHIR ZAMAN kecuali Ibnu Taimiyyah yang hidup di pertengahan zaman antara zaman salaf dan zaman dajjal (akhir zaman).
Jadi sesungguhnya tak ada sorang pun Imam rujukan kaum Wahabi adalah ulama salaf.
Boleh dibilang mereka ini semua TERAMAT LAH JAUH DARI ZAMAN SALAF.
SUNGGUH SANGAT-SANGAT ANEH apabila Wahabi mengikrarkan diri sebagai “Salafi” (pengikut Golongan Salaf). Sedangkan rujukan mereka adalah dari kalangan yang datang dari golongan ulama akhir zaman.
Ilmu dari kalangan ulama mereka banyak sekali bertentangan dgn ulama salaf generasi awal.
Padahal ajaran tauhid Wahabi yaitu Tauhid Uluhiyyah, Rububiyah, dan Asma wa Shifat yang mereka ajarkan juga bid’ah dan diajarkan Khalaf yang lahir tahun 1115 H.
Demikian penjelasan singkat semoga bermanfaat...
